fbpx
Connect with us

Politik

KPU Gunungkidul Coret 100 Nama Bacaleg

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mencoret 100 bakal calon legislatif (bacaleg) karena tidak memenuhi syarat. Adapun KPU Gunungkidul sebelumnya sudah memberikan kesempatan sebanyak dua kali bagi bacaleg untuk memperbaiki berkas pencalonannya.

Komisioner KPU Gunungkidul, Andang Nugroho, mengatakan pihaknya sudah selesai melakukan tahapan pencermatan perbaikan berkas bacaleg yang mencalonlan diri menjadi peserta pemilu serentak tahun 2024 mendatang. Dari hasil pencermatan tersebut, pihaknya telah menetapkan Daftar Calon Sementara (DCS) untuk selanjutnya mendapatkan masukan dari masyarakat.

Saat tahapan perbaikan berkas calon, pihaknya menerima 632 berkas pencalonan bacaleg. Namun saat pencermatan perbaikan berkas pencalonan, pihaknya hanya menetapkan 532 bacaleg yang memenuhi syarat untuk ditetapkan DCS.

Berita Lainnya  Bawaslu Temukan Ribuan APK Diduga Melanggar Aturan

“Ada 100 bacaleg yang dicoret karena tidak memenuhi syarat,” jelas Andang, Sabtu (19/08/2023).

Lebih lanjut, sebelum penetapan DCS pihaknya sudah mengundang partai politik untuk turut serta melaksanakan pencermatana terakhir. Disebutnya partai politik menerima hasil verifikasi berkas pencalonan yang dilaksanakan oleh pihaknya. Dikatakannya, DCS yang ditetapkan akan diumumkan secara luas kepada masyarakat guna mendapatkan masukan.

“Kalau penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) masih lama, dari jadwal itu pada 3 November mendatang,” ungkapnya.

Adapun dari penetapan DCS sementara, terdapat tiga partai politik yang mengajukan bacaleg kurang dari tiga orang. Disebutnya partai tersebut antara lain Partai Bulan Bintang dengan dua bacaleg, Partai Garuda dengan tiga bacaleg, dan Partai Kebangkitan Nusantara dengan tiga bacaleg.

Berita Lainnya  Partai Gelora Bantah Dukung Sunaryanta

“Total partai politik ada 18 dan DCS ditetapkan sebanyak 532 dengan keterwakilan perempuan sebesar 41,91 persen,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler