Peristiwa
Kronologi Penangkapan Belasan Remaja Klitih Yang Sempat Sabetkan Clurit ke Pemotor
Wonosari, (pidjar.com)–Sebanyak 15 remaja yang masih berstatus pelajar diamankan petugas Polres Gunungkidul pada Sabtu (11/04/2026) kemarin. Mereka diduga berkeliling Kota sembari membawa senjata tajam. Para pelajar tersebut berasal dari sejumlah wilayah di Gunungkidul dan diduga kuat merupakan geng pelajar.
Informasi yang berhasil dihimpun pidjar.com, saat melakukan konvoi tersebut, gerombolan remaja ini sempat menyabetkan senjata tajam ke seorang pemotor. Beruntung sabetan tersebut hanya mengenai jok motor. Korban yang ketakutan lantas melompat dan lari meninggalkan kendaraannya yang terjatuh.
Atas informasi itu, polisi lantas melakukan patroli dan penelusuran untuk mencari para remaja yang meresahkan ini.
Selang beberapa waktu, polisi akhirnya berhasil menemukan para remaja ini yang saat itu masih berkeliling. Sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dan para pelaku. Akhirnya mereka berhasil dicegat dan bahkan ada yang terpaksa ditabrak oleh petugas. Mereka diamankan di Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari. Para remaja ini berikut dengan sejumlah senjata tajam yang mereka bawa saat kejadian langsung dibawa ke Polres Gunungkidul guna menjalani pemeriksaan.
Lantaran masih berkategori anak-anak, polisi lantas memanggil para orang tua dan sekaligus juga para Lurah tempat anak-anak tersebut tinggal.
Suratman Lurah Kelor, Kapanewon Karangmojo membenarkan ada beberapa warganya yang tersangkut kasus tersebut. Ia sendiri kemudian ikut dipanggil polisi untuk proses mediasi. Selain dirinya, ada 3 Lurah lain yang mengikuti proses mediasi. Informasi yang didapat, Lurah yang dipanggil adalah Lurah Baleharjo, Karangrejek dari Kapanewon Wonosari, serta Lurah Sodo, Kapanewon Paliyan.
“Ini memang kenakalan remaja, tapi sudah mengarah ke tindakan yang membahayakan. Anak-anak masih usia sekolah tapi sudah membawa senjata tajam. Ini tidak bisa dianggap biasa,” tegasnya.
Ia menilai, peran keluarga sangat penting dalam mencegah anak terlibat dalam aksi negatif, terutama aktivitas di luar rumah pada malam hari. Ia pun akan meminta secara khusus kepada orang tua warganya yang terlibat untuk memberikan perhatian secara lebih serius.
“Orang tua harus lebih ketat mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai dibiarkan keluar malam tanpa tujuan yang jelas. Lingkungan juga harus ikut peduli, jangan apatis,” tambahnya.
Suratman juga mengapresiasi langkah cepat Polres Gunungkidul yang berhasil mengamankan para remaja sebelum terjadi tindak kekerasan.
“Alhamdulillah belum ada korban. Ini berkat kesigapan petugas. Kami sangat berterima kasih, ini langkah luar biasa dalam menjaga keamanan wilayah,” ujarnya.
Dilanjutkannya, dari hasil mediasi tersebut, disepakati bahwa para remaja ini dikembalikan kepada orang tua masing-masing untuk dilakukan pembinaan. Meski demikian, ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, khususnya di wilayah Gunungkidul.
“Kami berharap ini menjadi pelajaran bersama. Jangan sampai kejadian seperti ini muncul lagi. Semua pihak harus bergerak, baik keluarga, masyarakat, maupun aparat,” pungkasnya.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Polres Gunungkidul terkait penangkapan belasan remaja yang diduga klithih tersebut.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
