Peristiwa
Laka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
Semanu, (pidjar.com)– Kecelakaan lalu lintas maut yang melibatkan dua sepeda motor dan sebuah truk tronton terjadi di Jalan Wonosari–Semanu, tepatnya di Padukuhan Munggi Pasar, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul pada Jumat (5/6/2026) pagi tadi. Akibat peristiwa tersebut, seorang perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlindas truk tronton.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Sugiyanto, mengatakan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario AB 4622 XR yang dikendarai Claresta Emilia Zahra (19), warga Sidorejo, Lendah, Kulonprogo, melaju dari arah Wonosari menuju Semanu.
Di depan Honda Vario, lanjut Sugiyanto, melaju sepeda motor Honda Beat AB 3866 YL yang dikendarai Tugiyanto (42), warga Sidorejo, Lendah, Kulonprogo.
“Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Honda Beat mengurangi kecepatan karena terdapat kendaraan lain yang hendak masuk ke jalur utama. Diduga karena jarak terlalu dekat, pengendara Honda Vario tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga menabrak bagian belakang Honda Beat,” ujar Ipda Sugiyanto.
Akibat benturan tersebut, Honda Vario kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke sisi kanan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk tronton bernomor polisi AD 8066 OY yang dikemudikan Tarmuji (48), warga Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kecelakaan fatal tak terhindarkan. Pembonceng langsung tersambar truk.
“Setelah terjadi tabrakan, sepeda motor Vario terjatuh ke kanan. Pembonceng terlempar ke badan jalan dan pada saat yang sama dari arah berlawanan melaju truk tronton sehingga korban terlindas,” jelasnya.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Sri Wiyanti (46), warga Sidorejo, Lendah, Kulonprogo. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, pengendara Honda Vario, Claresta Emilia Zahra, mengalami trauma pada bagian leher. Saat ini korban dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pelita Husada.
Ipda Sugiyanto menambahkan, petugas Satlantas Polres Gunungkidul telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman antar kendaraan, terutama saat melintas di jalur dengan kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi. Kecelakaan sering terjadi akibat kurangnya antisipasi dan jarak yang terlalu dekat dengan kendaraan di depan,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
