Peristiwa
Satu Orang Tewas di Patuk, Motor Rem Blong Terjun ke Pekarangan Warga
Patuk, (pidjar.com)–Kecelakaan maut kembali terjadi di jalanan Gunungkidul. Setelah pada Jumat (05/06/2026) pagi tadi kecelakaan yang merenggut nyawa terjadi di Kapanewon Semanu, pada sore harinya, kejadian yang sama terjadi di wilayah Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Sebuah sepeda motor Honda Beat terjun ke pekarangan warga sedalam kurang lebih 10 meter dari jalan setelah diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di Jalan Desa Kembang, tepatnya di Padukuhan Padangan, Kalurahan Nglegi, Kapanewon Patuk.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul Ipda Sugiyanto menjelaskan, sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AE-3038-YU yang dikendarai Rendy Esabiwara melaju dari arah Dusun Padangan menuju Dusun Kembang.
“Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menurun, kendaraan mengalami kendala pada sistem pengereman sehingga tidak dapat dikendalikan oleh pengendara,” kata Ipda Sugiyanto.
Akibat rem yang tidak berfungsi normal, sepeda motor terus melaju tak terkendali hingga keluar jalur. Motor baru berhenti setelah terjun ke pekarangan warga dengan kedalaman sekitar 10 meter.

“Motor masuk ke pekarangan warga setelah pengendara kehilangan kendali. Dari hasil penanganan di lokasi, kejadian tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal,” jelasnya.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan pembonceng, Watiyem (60), warga Nglampar, Nglegi, Patuk, mengalami luka berat pada bagian kepala. Korban mengalami kulit kepala terkelupas, cedera kepala, serta memar pada wajah bagian kiri atas dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara pengendara, Rendy Esabiwara (24), mengalami luka lecet pada kedua tangan dan trauma pascakecelakaan. Korban dalam kondisi sadar dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Wonosari.
Ipda Sugiyanto mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum digunakan, terlebih saat melintasi jalur perbukitan dan turunan panjang yang banyak terdapat di wilayah Gunungkidul.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Fungsi rem harus benar-benar diperiksa karena kegagalan pengereman dapat berakibat fatal,” tegasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
