Olahraga
Lakukan Pendataan Atlet Muda, Pemerintah Minta KONI Kecamatan Lebih Aktif Lakukan Pembinaan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini tengah melakukan pendataan atlet-atlet muda yang ada di bumi handayani. Hal itu dilakukan untuk memetakan potensi atlet sehingga dapat diarahkan dan dibina oleh pemerintah sejak dini. Upaya tersebut sekaligus untuk mengaktifkan kembali KONI di tingkat kecamatan agar lebih aktif.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Gunungkidul, Irfan Ratnadi mengatakan, saat ini pihaknya melakukan pendataan terhadap atlet-atlet muda yang ada di tingkat desa dan kecamatan di Gunungkidul. Untuk pendataan sendiri pihaknya melibatkan KONI kecamatan untuk menjaring bibit-bibit juara.
“Atlet-atlet yang ada di tingkat SD dan SMP kita bidik, kita data. Saat ini masih dalam proses pendataan,” ujar Irfan, Kamis (20/06/2019).
Ia menjelaskan, setelah dilakukan pendataan, maka pihaknya akan mampu mengetahui bakat dari anak-anak di Gunungkidul. Sehingga mereka nantinya dapat dibina sedini mungkin oleh pemerintah.
“Selama ini atlet yang ada banyak ikut di club, mereka berlatih disana karena jadwalnya jelas dan rutin. Maka dari itu fungsi KONI Kecamatan akan kita aktifkan lagi untuk membina atlet yang ada di wilayahnya. Karena selama ini pasif, mandek di pendataan saja,” terang Irfan.
Menurutnya langkah ini sangat penting untuk dilakukan. Mengingat, Gunungkidul merupakan Gudang atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Kalau atletik Gunungkidul memang gudangnya. Banyak atlet yang lahir dan berkembang dari Gunungkidul,” imbuh dia.
Ia juga mengatakan, kondisi geografis di Gunungkidul sangat cocok untuk tumbuh kembang para atlet. Meski tidak menjelaskan secara ilmiah, namun Irfan meyakini hal tersebut karena banyaknya atlet luar daerah memilih berlatih di bumi handayani ini.
“Banyak atlet memilih latihan di Gunungkidul. Mungkin karena medannya cocok untuk melatih fisik dan stamina,” imbuh dia.
Terkait dengan olahraga selain atletik di Gunungkidul, Irfan mengakui memang masih menjadi pekerjaan rumah yang akan terus dibenahi. Menurutnya, kendala utama adalah pada dana yang akan diberikan kepada pelaku olahraga untuk memacu semangat mereka.
“Kalau untuk cabang-cabang lain itu apalagi yang beregu kan banyak orangnya, kalau kita mau berikan uang pembinaan kalau sedikit kurang, karena orangnya banyak, tapi kalau mau disamakan dengan olahraga tunggal besarannya juga belum mampu kita,” terang dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
