fbpx
Connect with us

Peristiwa

Langsung Tak Sadar Usai Tabrakan di Bundaran Siyono, Pemotor Akhirnya Meninggal Dunia

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Kecelakaan di ruas jalan umum Jogja Wonosari, tepatnya di Bunderan Siyono, Padukuhan Siyono, Desa Logandeng, Kecamatan Playen pada Kamis (06/12/2018) pagi kemarin memakan korban jiwa. Hariyanto warga Padukuhan Ketangi, Desa Banyusoca, Kecamatan Playen dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis usai mengalami kecelakaan naas. Korban yang langsung dalam kondisi tidak sadar usai tabrakan meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala yang dideritanya.

Kanit Laka Polres Gunungkidul, Ipda Soni Yuniawan mengatakan, sial yang akhirnya menjemput nyawa Hariyanto berawal ketika sebuah mobil Suzuki Carry nopol AB 8149 CT yang dikemudikan oleh Deni Setyawan (25) warga Giwangan, Tegalturi, Umbulrejo, Yogyakarta melaju dari arah Playen menuju Wonosari. Sesampainya di Bundaran Siyono, pengemudi mobil diberi jalan oleh kendaraan yang tidak diketahui identitasnya dari arah Wonosari untuk melaju terlebih dahulu.

Namun apesnya, di saat Deni Setyawan tancap gas berbelok hendak mengitari Bundaran Siyono, dari arah timur, melaju sebuah sepeda motor Honda Star nopol AB 3644 FU yang dikendarai oleh Hariyanto. Jarak yang terlalu dekat di antara kedua kendaran itu akhirnya mengakibatkan keduanya tidak bisa menghindari tabrakan.

“Kendaraan dari arah Wonosari sebenarnya ada yang terhenti, tapi pengendara sepeda motor (Hariyanto) justru nylonong tanpa memperhitungkan arus lalu lintas dari arah lawan. Benturan di antara kedua kendaraan tersebut memang cukup keras,” kata Ipda Soni Yuniawan, Jumat (07/12/2018).

Atas kecelakaan tersebut, korban mengalami luka patah tulang kiri, tumit kaki mengalami luka terbuka, mata lebam karena benturan yang begitu keras, dan pipi korban mengalami pembengkakkan. Setelah kejadian tersebut, Haryanto langsung mengalami tak sadarkan diri. Oleh warga serta petugas, korban lantas dilarikan ke rumah sakit.

“Kejadian sekitar pukul 09.15 WIB. Langsung dilarikan ke rumah sakit. Sayang beberapa waktu kemudian korban dinyatakan meninggal dunia,” imbuh dia.

Lebih lanjut Soni memaparkan, pada hari Kamis kemarin terdapat 3 kejadian kecelakaan lalu lintas. Selain kecelakaan yang menewaskan Haryanto, terdapat 2 kecelakaan lain yang terjadi di lokasi yang cukup berjauhan.

Kejadian pertama terjadi pada pagi hari di mana seorang lansia juga menjadi korban kecelakaan di jalan Rongkop Girisubo tepatnya di Padukuhan Kerdonmiri, Desa Karangwuni, Kecamatan Rongkop. Ia tertabrak sebuah motor Yamaha Aerox nopol AB 4320 HM yang dikendarai oleh Deky Rifand Jovi Ananda (23) warga Tegalrejo, Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen. Beruntung meski Mursitun (78) yang kala itu hendak menyabrang jalan, tidak mengalami luka serius akibat tabrakan yang ia alami tersebut.

“Untuk pejalan kaki hanya mengalami lecet-lecet kemarin sudah dilakukan penanganan,” tambah dia.

Sementara siang harinya, kecelakaan terjadi di Jalan Baron, tepatnya di Padukuhan Donggubah, Desa Duwet, Kecamatan Wonosari. Dalam kejadian tersebut, korbannya hanya mengalami luka ringan. Selepas mendapat penanganan baik pengendara sepeda motor Honda Beat nopol AB 4142 GM yakni Asbani, dan Kunaryo pengendara honda Supra nopol AB 3861 GW sudah dalam kondisi membaik. Semula keduanya pengendara itu berjalan beriringan, namun pengendara supra saat mendahului pengendara honda Beat tidak memperhatikan arus sehingga justru menabrak pengendara Honda Beat.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler