Pemerintahan
Layanan Harus Tetap Prima Meski Bulan Puasa, Pemkab Gunungkidul Bakal Awasi Kinerja Pegawainya
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gunungkidul diminta untuk tetap mengedepankan layanan prima kepada masyarakat di bulan puasa ini. Tidak ada alasan berpuasa bagi para ASN sehingga mengendorkan pelayanan mengingat mereka telah diberikan dispensasi jam kerja selama Bulan ramadan ini.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Drajad Ruswandono menyatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan khusus kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Gunungkidul khususnya di bagian pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Para ASN diharapkan tetap bekerja seperti biasa sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal.
“Tidak alasan untuk mengurangi pelayanan,” kata Drajad, Kamis (17?05/2018).
Terkait pengurangan jam pelayanan oleh ASN selama bulan Ramadhan, Darajad menjelaskan bahwa hal tersebut sudah mulai diberlakukan di hari pertama puasa. Dalam SE Bupati Gunungkidul yang telah disosialisasikan kepada para pegawai, selama bulan Ramadan, ASN masuk pukul 07.30 WIB setiap harinya. Pada hari Senin sampai Kamis, mereka mendapatkan jam istirahat pada pukul 12.00 WIB hingga 12.30 WIB. Para pegawai diperbolehkan pulang pada pukul 14.30 WIB. Sementara pada hari Jumat, jam istirahat akan dimajukan pada pukul 11.30 WIB dan para pegawai diperbolehkan pulang setelah jam istirahat tersebut.
“Harap menjadi maklum bagi masyarakat atas pengurangan jam kerja. Untuk mendapatkan pelayanan bisa datang lebih awal,” ucap Drajad.

Sementara pada hari pertama di bulan puasa 2018 ini, cukup banyak masyarakat yang belum mengetahui mengenai adanya pengurangan jam kerja di instansi pemerintahan. Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang warga, Supriyono. Ia yang datang ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) tak mengetahui adanya pengurangan jam kerja. Beruntung ia datang cukup awal sehingga bisa tetap mendapatkan pelayanan.
“Saya tidak tahu (pengurangan jam kerja). Untungnya saya tadi datang pelayanan masih buka,” ujar dia.
Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Eko Subiyantoro menuturkan bahwa mengenai pengurangan jam kerja sendiri sudah cukup lama disosialisasikan kepada masyarakat. Baik penempelan surat di kantor maupun pemberitahuan melalui media sosial juga sudah dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi masyarakat kecele ketika jam pelayanan diperpendek seperti yang saat ini terjadi.
“Sebenarnya sudah sejak lama kita sosialisasikan, tapi mungkin memang ada beberapa masyarakat yang memang tidak mengetahui,” katanya.
Eko menambahkan bahwa pihaknya membuka pintu seluas-luasnya kepada masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan. Bahkan saat masa puasa ini, ia tak masalah apabila masyarakat berbondong-bondong untuk mendapatkan layanan dari pihaknya. Pasalnya, ia masih melihat bahwa kesadaran masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan hingga kini belum maksimal. Masih banyak warga masyarakat yang memilih mengurus dokumen kependudukan secara mendadak saat akan digunakan untuk melengkapi persyaratan.
“Dokumen kependudukan ini sangat penting, jadi saya harap warga masyarakat bisa lebih sadar dalam mengurusnya. Silahkan jika mau datang untuk mengurus, meski saat ini bulan puasa, Tapi ingat bisa datang lebih awal karena ada pemotongan jam pelayanan,” tutup Eko.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
