fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Lelang Jabatan Eselon II Dihentikan Sementara, Tiga Posisi Kepala Kosong

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul resmi menghentikan proses lelang jabatan untuk posisi eselon II. Alasanya sejumlah hal yang tidak memungkinkan salah satunya pandemi Covid-19. Namun demikian, hal ini pun telah mendapatkan rekomendasi dari Komite Aparatur Sipil Negara.

Asisten III Bidang Administrasi Umum, Sekretariat Daerah Gunungkidul, Ani Indarwati mengatakan, proses lelang jabatan untuk 3 kursi kepala dinas sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Namun begitu, adanya pandemi membuat proses ini terhenti.

Dari Pemkab Gunungkidul kemudian mengirimkan surat ke KASN mengenai tagapan lelang jabatan. Dari hasil koordinasi yang dilakukan, kemudian keluarlah kesepakatan jika proses lelang jabatan tahun ini dihentikan terlebih dahulu.

“Prosesnya dihentikan dulu, penyesuaian dengan kondisi daerah. Untuk surat penghentian terhitung srjak 28 Juli lalu,”kata Anik, Sabtu (29/08/2020).

Adapun keputusan ini diambil karena mempertimbangkan berbagai kondisi diantaranya penyesuaian APBD Gunungkidul dimana anggaran sekarang difokuskan untuk covid-19. Kemudian semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada 2020 di Gunungkidul, dengan harapan nantinya tidak ada intervensi berbagai kepentingan.

Berita Lainnya  Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Masih Marak di Gunungkidul, Bagaimana Langkah Pemerintah?

“Sejak awal sudah diberikan informasi itu, semuanya mengetahui dan memahaminya,” tambah dia.

Adapun proses yang telah ditempuh yakni seleksi administrasi dan lainnta. Peserta juga sudah mengikuti uji kompetensi, nantinya proses lelang jabatan akan dilanjutkan jika Pilkada Gunungkidul sudah selesai.

Sebagai informasi, lelang jabatan tahun ini merebutkan tiga posisi kepala yakni, Kesbangpol, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, dan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Tiga jabatan tersebut diikuti oleh 16 peserta dari mulai golongan Kabid, Sekretaris Dinas, bahkan juga camat.

Untuk pendaftar sendiri 7 pejabat mendaftarkan diri sebagai Kepala Satpol PP, 4 orang di Kesbangpol dan 5 orang mendaftar formasi kepala BKPPD.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler