Pemerintahan
Bangkitkan UMKM, Pemerintah Mulai Salurkan Bantuan Kepada Ribuan Pelaku Usaha
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Pusat telah mulai menyalurkan bantuan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sampai dengan hari ini, ada 1.119 pelaku UMKM yang telah mendapatkan bantuan permodalan dari pemerintah pusat. Dalam proses penyaluran pemerintah menunjuk Bank BRI.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Gunungkidul, Widagdo mengatakan, penyaluran bantuan sendiri telah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk membantu permodalan UMKM di Gunungkidul.
”Saat ini tercatat ada 1.119 UMKM yang telah mendapatkan bantuan itu, jumlah ini masih terus di update oleh pihak Bank. Dimungkinkan jumlah penerima masih dapat bertambah,” kata Widagdo, Senin (31/08/2020).
Adapun bantuan modal diterimakan satu kali untuk menambah modal bagi pelaku agar usaha mereka bisa kembali berproduksi dengan normal dan semakin berkembang. Mengingat selama pandemi covid-19, UMKM sangat terdampak dan banyak yang lesu dalam produksi maupun pemasarannya.
Lebih lanjut ia mengatakan, program pemulihan UMKM yang dilakukan pemerintah selain bantuan modal juga ada beberapa pemberdayaan dan pelatihan yang diberikan. Sebagai contohnya, akan diselenggarakan pelatihan kewirausahaan untuk membangkitkan kembali semangat pelaku usaha.
“Kami dan pemerintah DIY berusaha membantu pemasaran produk melalui media sosial dan website Sibakul Jogja. Dengan begitu konsumen dapat membeli secara online,” jelasnya.
Sebelumnya, sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Gunungkidul, Sih Supriyana mengatakan pihaknya telah menyerahkan data UMKM ke Dinas Koperasi dan UKM di DIY. Bantuan yang diberikan oleh pemerintah sebesar Rp 2,4 juta. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sendiri menyerahkan data sebanyak 43.364 UMKM di yang terdampak covid 19.
“Yang menyeleksi itu dari pemerintah pusat. Kami hanya melakukan pendataan saja,” kata Sih Supriyana.
Beberapa kriteria yang harus dipenuhi yakni, adanya kejelasan usaha, KTP domisili tinggal, kejelasan alamat usaha, saldo pada rekening kurang dari 2 juta rupiah, dan pemilik usaha sedang tidak memiliki tanggungan utang di bank.
Selain menyalurkan bantuan bagi pelaku UMKM, pemerintah juga menggagas penyaluran bantuan bagi pekerja yang upahnya kurang dari 5 juta rupiah. Pendataan dan pengusulan sendiri dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Sejak 25 Agustus lalu, penyaluran bantuan ini sudah dilakukan, namun demikian BPJS Ketenagakerjaan Wonosari belum mendapatkan laporan berapa pekerja yang mendapatkan alokasi bantuan itu.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
