fbpx
Connect with us

Sosial

Lestarikan Tradisi Jumat Kliwonan, Nelayan Sadeng Libut Melaut

Published

on

Girisubo,(pidjar.com)–Suasana Pantai Sadeng pada Jumat (29/06/2018) siang tadi terlihat ramai. Bukan aktifitas melaut seperti yang biasa terjadi, akan tetapi ramai oleh kapal nelayan yang terparkir tanpa aktifitas.

Para nelayan baik lokal maupun luar daerah tetap memelihara tradisi dari nenek moyang di mana aktifitas melaut diliburkan saat Jumat kliwon.

Salah seorang nelayan Pantai Sadeng, Agung mengatakan, sedikitnya ada 200 nelayan di wilayah Sadeng yang hari ini sengaja libur melaut. Kapal kecil hingga kapal besar pun hanya berjejer bersesakan di tepian dermaga.

Menurut Agung, ia tidak mengetahui apa alasan nelayan libur pada Jumat Kliwon atau setiap 35 hari sekali. Hal ini disebutnya sudah merupakan tradisi yang diwariskan secara turun menurun dari nenek moyang.

"Alasan pastinya kurang tahu, yang penting ngikut tradisi saja," kata Agung kepada pidjar.com, Jumat pagi.

Ditambahkan Agung, libur Jumat Kliwonan ini juga didukung dengan kondisi laut yang memang tidak dimungkinkan. Gelombang laut saat ini cukup tinggi yang mencapai 25 feet sehingga cukup berbahaya. Hal ini menambah keyakinan dari para nelayan untuk sementara libur melaut.

"Sebenarnya hasil tangkapan nelayan saat ini bagus. Banyak ikan dan lobster biasanya bisa kami naikkan. Tapi karena tradisi dan juga gelombang tinggi kami pilih tidak melaut," lanjut dia.

Sementara itu, Koordinator SAR Wilayah I, Sunu Handoko mengaku bahwa liburnya aktifitas nelayan pada Jumat Kliwon ini digunakan pihaknya untuk sedikit bersantai. Menurut Sunu, sejak libur lebaran, anggotanya memang sama sekali tidak mempunyai waktu untuk liburan.

Hari ini, pihaknya melibatkan anggota untuk berolahraga serta rapat evaluasi selama musim libur lebaran 2018 ini.

"Kami melakukan olahraga agar tubuh tetap bugar dan selalu maksimal dalam melakukan pengamanan. Selain itu tadi kami juga diskusi evaluasi hasil pengamanan yang dapat kami katakan sukses menjaga keselamatan wisatawan," pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler