Sosial
Harga Daging Ayam Tak Kunjung Turun Pasca Lebaran, Dinas Siapkan Antisipasi Khusus
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hingga hampir 2 minggu pasca hari raya Lebaran 2018 ini, harga komoditi daging ayam masih tergolong tinggi. Namun demikian sejak beberapa waktu terakhir ini, harga daging ayam tersebut telah berangsur-angsur mulai menurun. Terus tingginya harga membuat para pedagang ayam kelimpungan. Pasalnya, saat ini minat masyarakat untuk membeli daging tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pemerintah sendiri hingga saat ini masih terus menunggu perkembangan lanjutan terkait harga ayam tersebut. Jika nantinya tak kunjung turun, pemerintah akan mengambil kebijakan agar harga daging ayam ini bisa kembali normal.
Salah seorang penjual daging ayam di Pasar Argosari, Sarmi mengaku, harga daging ayam saat ini masih berkisar di angka Rp38.000 hingga Rp40.000. Meski masih tergolong tinggi, harga tersebut sudah cukup menurun dibandingkan dengan harga daging ayam ketika hari raya yang mencapai Rp45.000 per kilogram.
“Masih cukup jauh dari harga normal yang hanya berkisar Rp33.000 saja,” kata Sarmi, Kamis (27/06/2018) siang.
Masih tingginya harga daging ayam diakui Sarmi cukup berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Biasanya pada harga normal, setiap hari ia mampu menjual hingga 70 ekor daging ayam. Namun saat ini, jumlah terbanyak yang bisa ia jual hanya 50 ekor. Ia memperkirakan bahwa masyarakat lebih memilih untuk mengkonsumsi daging lainnya atau lauk lainnya lantaran harga ayam dianggap masih terlalu tinggi.
“Memang sepi untuk penjualan,” beber dia.

Sementara itu Kepala Seksi Distribusi dan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Sigit Hariyanto mengatakan, fenomena melambungnya harga daging ayam saat momen lebaran adalah kejadian yang biasa terjadi. Hal ini lantaran kebutuhan masyarakat akan daging ayam ini sangat tinggi untuk merayakan hari raya.
Datangnya pemudik maupun wisatawan ke Gunungkidul juga memiliki
menurut lantaran kenaikkan permintaan yang tinggi.
Selain itu banyaknya pemudik dan wisatawan ke Gunungkidul juga menjadi faktor kenaikan permintaan daging ayam sehingga berimbas melonjaknya harga.
"Saat Lebaran permintaan di rumah makan akan daging ayam kan naik, jadi itu juga jadi pengaruhnya," jelasnya.
Dia memprediksi untuk beberapa waktu kedepan harga ayam akan mulai kembali alami penurunan hingga menyentuh angka normal. Sebab menurutnya permintaan akan daging ayam potong mulai turun lantaran konsumen pada saat momen Lebaran didominasi perantau mulai pulang kembali ke tempat perantauan.
"Sudah pada balik ke Jakarta dan kota besar lainnya, sehingga permintaan daging ayam juga mulai turun," paparnya.
Ia menambahkan, pergerakan daging ayam sendiri akan terus dimonitor. Jika nantinya harga daging ini tidak kunjung mengalami penurunan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan dinas dari provinsi guna merumuskan kebijakan.
“Ini antisipasi, tapi kami yakin pasti akan turun,” papar dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
