Info Ringan
Lezat dan Berkhasiatnya Makanan Olahan Bekicot di Balik Bentuknya Yang Membuat Geli
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rasanya pedas manis gurih yang lumer bercampur menjadi satu. Di setiap gigitannya yang agak kenyal semakin menambah sensasi kelezatannya. Siapa sangka hewan yang berlendir dan merayap di dataran ini ternyata sangat nikmat disantap. Bahkan, sejumlah orang percaya bahwa kandungan gizi dalam makanan bekicot ini sangat berguna untuk kesehatan.
Siput atau di Kabupaten Gunungkidul lebih akrab disebut bekicot memang secara kasat mata terlihat cukup menjijikkan. Adanya lendir dalam struktur tubuh binatang ini membuat banyak orang bergidik ngeri. Namun di tangan yang tepat, bekicot bisa dimasak menjadi makanan yang lezat. Dengan olahan satai maupun rica-ricanya, bekicot kini justru banyak jadi incaran warga masyarakat atau bahkan wisatawan yang tertarik mencobanya.
Salah seorang warga yang cukup handal dalam membuat masakan dari bekicot adalah Prihatin Budi Lestari, warga Padukuhan Kerdon, Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo mampu merubah makanan yang banyak dikatakan orang sebagai nggilani menjadi makanan yang justru digandrungi. Ia mulai terinspirasi untuk membuat olahan bekicot karena banyak tetangganya yang bekerja sebagai pencari hewan tersebut.
Prihatin membeli bekicot mentah dengan harga Rp. 85.000,- per kilogramnya. Bekicot tersebut kemudian ia cuci bersih. Proses selanjutnya adalah merebus bekicot yang telah bersih tersebut. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa lendir dari bekicot hilang..
Setelah bekicot usai direbus, bumbu seperti lengkuas, bawang putih, jahe, kunyit bawang merah, merica, gula, daun jeruk garam penyedap rasa dan cabai yang sudah ditumbuk halus dicampurkan. Bumbu ini lalu digongso kemudian dicampurkan bekicot. Lalu ia tambahkan air secukupnya dan diungkep sekitar setengah jam.
“Setelah itu dipastikan dulu kalau air sudah tidak ada, dicek bumbunya sudah meresap atau belum,” terang perempuan yang akrab dipanggil Tari kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Minggu (30/06/2019).
Ia bercerita, olahan bekicot matang yang lezat ini ia jual Rp. 120.000,- per satu kilogramnya. Kendati harganya relatif cukup tinggi, makanan ini lambat laun mulai banyak diminati. Rasanya yang lezat dan gurih membuat dengan cepat rica-rica bekicot menjadi favorit banyak orang. Pesanan yang datang melalui sosial media maupun pemasaran dunia nyata deras mengalir kepadanya.
“Ternyata respon pasar lumayan, saya masak berdasarkan pesanan masuk nanti kami COD dengan pembeli,” imbuhnya.
Sementara itu, Kurniawan salah satu penggemar olahan bekicot mengatakan, rica-rica bekicot menambah varian baru olahan makanan ekstrim di Kabupaten Gunungkidul. Bekicot yang hanya akrab dengan varian satai kini ada varian rica-rica. Ia menyebut bekicot memiliki segudang khasiat.
“Salah satunya memulihkan stamina, bekicot dipercaya memiliki kandungan zat anti kanker dan antioksidan, sehingga bagi pengonsumsi bekicot imunitas tubuh akan meningkat,” kata dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
