Connect with us

Info Ringan

Teh Putih, si Teh Ningrat dengan Berbagai Manfaat

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar.com)–Teh bisa diibaratkan sebagai alarm pengingat untuk memulai hari. Dalam sehari, rasanya tak cukup meminumnya hanya satu cangkir. Mungkin sebagian orang tidak mengenal teh putih. Bayangkan, segelas teh putih, nilainya setara dengan 12 gelas jus jeruk segar. Oleh karena itu, teh ini disebut-sebut kaya antioksidan, dan sangat baik untuk kesehatan.

Teh putih adalah jenis teh yang paling langka sekaligus paling mahal di dunia, yang pada awalnya hanya dikonsumsi oleh Kaisar China dan anggota istana sejak jaman Dinasti Tang (618-907). Teh putih terbaik dibuat hanya dari tunas teh yang masih yang belum terbuka (Supreme grade) varietas Camellia sinensis, yang ditanam didaerah pegunungan tinggi di provinsi Fujian (China), sebagai tempat asal teh putih pertama (Original) dan terbaik di dunia.

Berita Lainnya  Enam Manfaat Jamur Shitake

Disebut white tea karena penampakan teh ini putih keperakan mengkilat dari bulu-bulu yang menyelimutinya, dan bentuknya runcing seperti jarum. Teh putih sangat dipercaya untuk menangkal radikal bebas, menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, bahkan dapat melindungi jantung, dan menurunkan kadar gula darah. Selain itu juga dapat menurunkan berat badan, mencegah penuaan dan kerusakan pada kulit, membakar lemak dan mencegah munculnya sel-sel lemak baru.

Teh putih dikenal sebagai salah satu varietas teh yang paling ringan, karena tidak terlalu banyak diproses. Apa sih yang membuatnya dinamakan ‘teh putih’? Ternyata karena dipanen sebelum daun tanaman teh terbuka penuh. Tunasnya masih ditutupi rambut putih halus, sehingga inilah alasan dinamakan ‘teh putih’. Daun-daun teh putih diolah dengan cara dikeringkan secara cepat dan cermat sehingga daunnya tidak teroksidasi. Proses yang minimal dan oksidasi rendah ini menghasilkan teh dengan citarasa halus dan segar.

Berita Lainnya  Dusun Panjen Pucanganom Lestarikan Budaya Nyadran dengan Arakan Gunungan

Teh dengan kualitas terbaik dipetik hanya dalam waktu dua hari (Supreme Grade) setiap tahunnya pada awal musim semi, saat tunas daun teh belum terbuka dan masih diselimuti bulu-bulu halus berwarna putih. Proses pembuatan teh putih dilakukan secara tradisional, alami dan sangat minimal. Di mana hanya meliputi pelayuan dan pengeringan segera setelah proses pemetikan dilakukan. Teh putih dikeringkan secara alami dengan bantuan angin dan sinar matahari pegunungan, tanpa melalui proses fermentasi maupun penggilingan sehingga tidak merusak bentuk teh putih yang sebenarnya. Teh yang sangat berharga ini dipetik secara hati-hati dengan tangan, mengambil hanya tunas dan daun teh termuda, dengan standar yang sangat ketat yang diwariskan secara turun-temurun sejak jaman Dinasti Ming (1364 – 1644).

Studi menyebutkan bahwa asupan teh putih rutin setiap hari dapat mencegah adipogenesis, yaitu pembentukan sel lemak. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari teh putih ini, Anda perlu memperhatikan aturan minumnya. Seduh 1-2 sendok teh daun teh putih dengan air panas. Tapi, jangan terlalu tinggi temperaturnya agar komponen sensitif teh tidak hancur karena terlalu panas. Setelah diseduh, diamkan sejenak 2-3 menit agar rasa dan konsentratnya lebih keluar. Minum teh putih 2-4 cangkir setiap hari secara berkala ketimbang secangkir besar sekaligus.

Berita Lainnya  Kontrak Tak Diperpanjang Meski Peringkat Satu Hasil Tes Evaluasi, Staf Laporkan Ketua Bawaslu ke DKPP

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler