fbpx
Connect with us

Pariwisata

Lima Hari Libur Lebaran, Pantai Selatan Disesaki Ratusan Ribu Wisatawan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pantai di pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul masih menjadi primadona bagi para wisatawan. Lebih dari 200 ribu pengunjung menikmati indahnya pantai berpasir putih dalam lima hari terakhir.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengatkan, pada massa libur lebaran kali ini yang dihitung sejak (15/06/2018) sampai dengan (19/06/2018) sedikitnya ada 247.975 wisatawan menikmati keindahan alam di Gunungkidul. Dari jumlah tersebut, 95 persen diantaranya berkunjung ke kawasan pantai selatan Gunungkidul.

“Jumlah ini sangat luar biasa. Banyak pergerakan wisatawan berkunjung ke panta. Lima persen sisanya, para wisatawan banyak mengunjungi Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk; Gua Pindul, Karangmojo, hingga Air Terjun Sri Getuk, Playen.,” kata Harry, Rabu (20/06/2018).

Harry menambahkan, dalam dua hari terakhir yakni pada Senin (18/06/2018) dan Selasa (19/08/2018) menjadi hari paling padat. Pasalnya, dalam duahari tersebut ada 137 ribu wisatawan yang berkunjung di Gunungkidul.

”Puncaknya pada Senin lalu dengan jumlah kunjungan 71 ribu. Sedangkan pada Selasa ada sekitar 66 ribu,” terang Harry.

Melihat jumlah pengunjung sampai dengan saat ini, Dinas Pariwisata sangat optimis mampu mencapai target yang telah ditentukan sebelumnya, yakni sebesar 300 ribu wisatawan. Pihaknya pun berharap jumlah kunjungan dapat melebihi target.

“Kunjungan kita perkirakan akan sampai pada 24 Juni. Mohon dukungan semoga melebihi target,” sambungnya.

Tingginya jumlah kunjungan wisatawan di Gunungkidul terutama di kawasan pantai dikarenakan karakteristik pantai yang ada di kawasan selatan Gunungkidul berbeda dengan pantai lainnya di DIY. Pemerintah kabupaten Gunungkidul sendiri terus berupaya mendorong wisatawan untuk juga mengunjungi kawasan utara seperti wisata di Green Village di kecamatan Gedangsari.

"Untuk memberikan kenyamanan wisatawan kita menambah petugas, baik petugas retribusi untuk mengurangi penumpukan kendaraan, hingga petugas kebersihan, dan keamanan,"katanya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler