Uncategorized
Limbah SPPG Sumberan Dibuang ke Selokan, Warga Keluhkan Bau Menyengat
Ngawen,(pidjar.com) – Warga Padukuhan Sumberan, Kaludahan Tancep, Kapanewon Ngawen mengeluhkan mengenai bau tidak sedap yang ditimbulkan dari limbah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut. Pasalnya, limbah tidak dikelola dengan baik, dari pihak yayasan atau pengelola justru membuang limbah di selokan yang berada di tepi jalan, sehingga menimbulkan bau yang begitu mengganggu.
Keluhan masyarakat ini pun diunggah di sebuah akun media sosial @sumbertancep.id. Dalam video pendek tersebut, memperlihatkan bagaimana kondisi pembuangan limbah milik SPPG Sumberan, Tancep tersebut. Hal ini pun mendapat berbagai komentar dari warganet bahkan Bupati Gunungkidul pun juga memberikan atensi agar dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat segera menindaklanjuti keluhan warga dan melakukan penanganan serta memberikan rekomendasi perbaikan.
Asisten Lapangan SPPG Tancep, Bayu, mengatakan pembuangan air limbah ke selokan tersebut memang dilakukan dengan sengaja. Ia mengaku tidak memperkirakan pembuangan yang dilakukan pihaknya akan menimbulkan bau menyengat hingga mengganggu masyarakat dan pengguna jalan.
“Memang disengaja, Mas. Tapi sebelum langsung dibuang disitu ada proses pengolahan (filter) terlebih dahulu baru kami salurkan ke selokan,” kata Bayu.
Ia menyebut, proses pengolahan dan penyaringan tersebut merupakan bagian dari eksperimen yang dilakukan selama beberapa hari terakhir. Namun, hasilnya ternyata belum sesuai harapan karena air yang dibuang justru menimbulkan bau menyengat.
Bayu mengaku tidak menyangka percobaan tersebut akan berdampak pada kenyamanan warga.
Terkait tindak lanjut, Bayu menyampaikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi di lapangan. Ia juga mengklaim persoalan tersebut telah selesai.
“Dinas Lingkungan Hidup juga telah datang untuk memeriksa kondisi lapangan, dan masalah juga telah selesai,” lanjut Bayu.
Meski demikian, Bayu belum menjelaskan secara terperinci hasil pemeriksaan DLH, langkah penanganan yang telah dilakukan, maupun metode yang akan diterapkan agar pembuangan limbah tidak kembali menimbulkan bau menyengat.
Sementara itu, keluhan warga turut mendapat perhatian Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Melalui kolom komentar unggahan yang viral tersebut, Bupati meminta agar persoalan itu dilaporkan melalui kanal Lapor Bup supaya dapat ditindaklanjuti pihak terkait.
Kasus ini menjadi perhatian karena pengelola mengakui pembuangan limbah dilakukan dengan sengaja, sementara metode pengolahannya masih dalam tahap percobaan.
Warga setempat saat ini tengah menanti kejelasan hasil pemeriksaan DLH serta langkah konkret yang dilakukan pengelola SPPG Tancep. Agar tidak ada bau menyengat yang timbul dari limbah pengolanan makanan di SPPG tersebut.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan1 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
