Pariwisata
Main ke Pantai Nglimun di Akhir Pekan, Hangatkan Kebersamaan Bersama Keluarga
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Libur akhir pekan biasanya dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Ada yang memilih berkumpul di rumah, atau membayar waktu berharga mereka ke tempat-tempat wisata setelah berhari-hari penuh bekerja membuang peluh.
Gugusan pantai yang panjang di Gunungkidul biasa menjadi pilihan, sebab ada banyak obyek wisata pantai yang belum dijelajahi. Salah satunya adalah Pantai Nglimun, yang terletak di Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari. Berada di tempat ini, wisatawan akan disuguhkan pemandangan hamparan laut lepas dengan ketenangan yang tidak ada tandingannya.
Pantai Nglimun berada di sebelah barat Pantai Ngedan atau di pelosok desa bagian barat Kota Wonosari. Meski garis pantainya tidak begitu panjang, namun di pantai ini wisatawan bisa melihat luasnya perairan dan birunya air laut selatan. Adapun yang membedakan Pantai Nglimun dengan pantai-pantai lainnya yakni pasir putih yang didominasi dengan batuan-batuan besar. Pun di sekeliling pantainya juga terdapat tebing-tebing yang menjulang tinggi.
Untuk sampai di pantai yang masih belum begitu dijamah oleh wisatawan tersebut memerlukan waktu sekitar 1 jam lamanya. Menyusuri jalur umum, pedesaan, kawasan hutan hingga areal persawahan. Dari arah Kota Wonosari, pengunjung diarahkan menuju Kecamatan Saptosari. Sampai di pertigaan Desa Jetis, mengikuti plang papan nama menuju Pantai Ngedan.
Dari Pantai Ngedan ini, hanya sekitar 5 hingga 10 menit pengunjung berjalan kaki ke arah barat. Meski kondisi jalanan cukup terjal, namun terbilang cukup aman karena permukaan jalan sudah berupa cor dan bertingkat. Bahkan warga setempat telah menyediakan sebuah gazebo untuk beristirahat dan berteduh apabila mulai merasa lelah menanjak.
“Tebing karang menjulang tinggi sebagai pemisah antara Pantai Ngedan dengan Pantai Nglimun bagian timur. Untuk bagian barat pengunjung akan disuguhkan panorama lain,” terang Agus Iswanjono, salah seorang perangkat desa setempat, Sabtu (09/02/2019).
Di pantai ini, pengunjung tidak hanya bisa menghabiskan waktu dengan bermain air saja, namun juga ada perbukitan di seberang pantai untuk para pelancong yang gemar bermalam menggunakan tenda sambil memancing. Ditambah suasana matahari terbenam yang tenang, angin berhembus sepoy, sangat menambah kehangatan kebersamaan bersama teman atau keluarga.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial7 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized5 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
