Kriminal
Maling Jarah Perangkat Alat Berat Pengerjaan Perbaikan di Jalan Wonosari-Jogja, Kerugian Capai Ratusan Juta
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aksi pencurian yang tergolong sangat berani terjadi di Padukuhan Putat Wetan, Desa Patuk, Kecamatan Patuk. Kawanan maling yang diduga merupakan profesonal di bidangnya ini menjarah tiga unit perangkat eskavator milik PT. Soyuren Indonesia yang terparkir di tepi jalan Jogja-Wonosari. Akibat kejadian tersebut, korban harus menderita kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini, polisi masih terus berusaha melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian ini.
Informasi yang berhasil dihimpun pidjar-com-525357.hostingersite.com, PT. Sinyoran Indonesia sendiri merupakan perusahaan yang tengah menggarap proyek perbaikan jalan di Jalan Jogja-Wonosari. Namun lantaran proyek belum dimulai, sejak Sabtu (19/05/2018) lalu, sejumlah alat berat diparkirkan di pekarangan salah seorang warga.
Kasi Humas Polsek Patuk, Iptu I Nyoman Wija mengatakan, peristiwa pencurian tersebut baru diketahui pada Senin (21/05/2018) malam. Bermula ketika operator melakukan pengecekan terhadap sejumlah peralatan milik perusahaan yang sebelumnya diparkirkan di pekarangan itu.
"Sekitar pukul 20.30 WIB, operator mendapati CPU dan dua monitor yang berada di dua eskavator itu telah hilang," kata Nyoman, Kamis (24/05/2018).
Ia melanjutkan, mendapati hal tersebut, operator lantas melapor kepada perusahaan. Akhirnya kemudian diputuskan untuk melaporkan secara resmi kasus ini kepada polisi.
Dijelaskan lebih lanjut, dua komponen yang hilang tersebut merupakan alat yang mahal. Pasalnya, CPU dan monitor merk Kei Hatzu dan Komatszu itu bernilai hingga ratusan juta rupiah.
"Kerugian diperkirakan sekitar Rp 250 juta," terang dia.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Patuk Aiptu Parjiyono mengatakan saat ini pihaknya tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut. Diakui dia, pencuri tergolong berani sebab dimungkinkan, untuk mencopot peralatan tersebut dibutuhkan waktu yang cukup lama.
"Tidak ada kejahatan yang tidak meninggalkan jejak. Kita tidak mau berandai-andai tentang jumlah pelaku. Yang jelas kita akan berusaha melakukan pengungkapan," tandas Parjiyono.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
