Pendidikan
Masa Belajar di Rumah Resmi Diperpanjang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul kembali memperpanjang masa Belajar di Rumah (BDR). Sebelumya, dengan beberapa kali perpanjangan, BDR ditetapkan hanya sampai 2 Juni 2020. Ke depan, pemerintah akan kembali memperpanjang kebijakan BDR sampai 24 Juni 2020. Hal ini disebut sebagai upaya antisipasi persebaran virus corona di kalangan dunia sekolah.
Dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Gunungkidul, Bahron Rosyid, pihaknya telah menerima surat Edaran Gubernur DIY yang menindaklanjuti surat edaran dari Menteri Pendidikan bahwa kegiatan BDR akan diperpanjang. Bagi para siswa di tingkat PAUD diliburkan sampai dengan 24 Juni 2020.
“Untuk TK, SD dan SMP diperpanjang juga sampai tanggal 24 Juni 2020. Tapi mereka BDR, kalau PAUD libur,” terang Bahron kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Sabtu (30/05/2020).
Kemudian, untuk libur akhir tahun ajaran akan dimulai pada tanggal 25 Juni hingga 12 Juli. Selama masa BDR, pihaknya juga meminta kerjasama kepada semua pihak yang terkait untuk memastikan peserta didik menjalankan BDR secara serius di rumah.
“Untuk guru diharapkan rutin memberikan penugasan yang wajar, artinya tidak membebani peserta didik. Selalu komunikasi dengan wali murid dan terus memantau perkembangan siswa didiknya,” terang Bahron.
Hal lain yang tak kalah penting dan patut menjadi perhatian adalah sebentar lagi akan memasuki masa kelulusan siswa. Pihaknya dengan tegas menghimbau kepada satuan pendidikan untuk melarang adanya konvoi maupun kerumunan.
“Dengan tegas saya sampaikan, jangan sampai ada perayaan yang berlebihan. Tidak usah keluyuran dan kumpul-kumpul apalagi coret-coret seragam,” tandas dia.
Bahron menjelaskan, surat edaran ini akan berlaku sampai dengan 12 Juli 2020 mendatang. Nantinya setiap kebijakan yang muncul dari kementrian maupun pemerintah provinsi akan disampaikan kepada peserta didik melalui sekolah.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, untuk ujian kenaikan kelas pada tahun ini guru dipersilakan membuat tugas untuk para siswa baik online maupun offline untuk dikerjakan di rumah.
“Jadi harap maklum ya ini kejadian luar bisa untuk memutus rantai penyebaran covid-19, jadi ujiannya take home, guru bisa memberi tugas pengganti ujian atau dikalkulasi nilai dari tugas-tugas sebelumnya,” jelas Bahron,
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
