Pendidikan
Juknis Telah Dikirim ke Sekolah-sekolah, Ini Jadwal dan Mekanisme PPDB SMP
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul saat ini tengah menyiapkan jadwal dan tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru untuk tahun ajaran 2020/2021. Sama seperti tahun sebelumnya, proses PPDB kali ini dilaksanakan secara online.
Kabid SMP Disdikpora Gunungkidul Kisworo menyampaikan, pendaftaran PPDB jenjang SMP akan dimulai pada 29 Juni hingga 1 Juli 2020. Pihaknya telah memberikan juknis kepada seluruh SMP di Gunungkidul.
“Proses seleksinya dilakukan pada 1 Juli dan hasilnya diumumkan pada 2 Juli. Kemudian para calon siswa akan melakukan proses pendaftaran ulang pada 3 Juli,” kata Kisworo dihubungi, Selasa (02/06/2020).
Ia mengatakan, proses seleksi akan didasarkan pada 4 jalur, yaitu zonasi (radius terdekat dengan sekolah), afirmasi (prioritas calon pelajar dari keluarga tidak mampu), perpindahan tugas orang tua atau wali, serta jalur prestasi. Adapun kuota calon pelajar dari jalur zonasi mendominasi dengan 50 persen dari daya tampung. Selanjutnya disusul jalur prestasi dengan kuota 30 persen, afirmasi 15 persen, dan jalur perpindahan tugas orang tua sebanyak 5 persen.
“Pendaftaran nantinya bisa melalui situs http://ppdb.pendidikan.gunungkidulkab.go.id mulai 29 Juni nanti,” kata Kisworo.
Ia menjelaskan, dalam situs tersebut juga disampaikan secara rinci berkas persyaratan yang harus dilengkapi. Setidaknya ada 9 jenis dokumen yang harus diunggah secara online sesuai persyaratan.
Sementara itu, terkait proses pendaftaran ulang pasca pengumuman seleksi, sistemnya akan diserahkan ke masing-masing sekolah penerima. SMPN 1 Playen misalnya sudah menyiapkan prosedur khusus terkait pendaftaran ulang dan verifikasi berkas.
“Pastinya akan menggunakan protokol kesehatan yang ketat, loket untuk pendaftaran ulang pun akan diperbanyak,” kata Kepala SMPN 1 Playen Syaebani melalui pesan singkat.
Protokol kesehatan diberlakukan mengingat situasi saat ini masih belum kondusif dari covid-19. Meskipun demikian, Syaebani mengatakan tidak ada pembatasan waktu pendaftaran ulang alias tetap pada jam kerja.
“Kamis lalu kami sudah menyampaikan hal tersebut kepada para orang tua dan wali murid melalui pesan singkat. Materi yang disampaikan antara lain terkait jadwal PPDB serta proses dan sistem penyerahan berkas pendaftaran ke sekolah nantinya,” tutup Kisworo.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized20 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized23 jam yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
