fbpx
Connect with us

Uncategorized

Masa Pelarangan Mudik, Dua Terminal di Gunungkidul Lengang

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Aktivitas dua terminal di Kabupaten Gunungkidul terpantau sepi. Berbeda dengan waktu menjelang lebaran lainnya dimana mobilitas para pemudik datang ke terminal sudah menjadi pemandangan lazim, dua tahun ini peemrintah pusat memang melakukan larangan mudik karena masih di masa pandemi.

Kordinator Satuan Pelayanan Terimal Dhaksinarga Wonosari, Sularjo mengatakan, sejak pelarangan mudik mulai diterapkan 6 Mei lalu, aktivitas bus Antar Kota Antar Provinsi yang masuk ke Terminal Dhaksinarga Wonosari tidak ada. Mereka hanya memarkirkan bus di sekitar terminal.

“Pada tanggal 6 kemarin ada dua bus yang datang dan meninggalkan terminal tapi bus tersebut sama sekali tidak membawa penumpang. Kemudian di tanggal 7 sama sekali tidak ada bus yang melakukan aktivitas di terminal,” papar Sularjo, Sabtu (08/06/2021).

Kendati begitu, Sularjo mengatakan, aktivitas bus antar kota dalam provinsi masih terpantau normal. Adapun pada tanggal 6 kemarin terdapat 30 bus datang dengan 54 penumpang. Sementara pada tangfal 7 terdapat 25 bus datang dan membawa 37 pemumpang.

“Untuk keberangkatan sendiri juga normal. Kami memang melakukan pemantauan bus dan juga penumpang pada masa pelarangan mudik ini,” ujar Sularjo.

Sementara itu, Kepala UPT Terminal Semin, Nur Wijaya mengatakan, di terminalnya aktivitas bus AKAP juga lengang. Ia menyebut ada delapan bus AKAP yang saat ini perpal atau parkir di terminal.

“Kami rasa memang para pemilik Perusahaan Otobus bisa bekerjasama dengan pemerintah berkaitan dengan pelarangan mudik ini,” tandas Nur.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler