fbpx
Connect with us

Peristiwa

Waspada Varian Baru Corona, Pemerintah Ajak Masyarakat Perketat Penerapan Prokes

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menghimbau masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan kesehariannya. Hal ini lantaran munculnya varian baru virus Covid-19 yang memiliki penularan lebih cepat dibandingkan dengan yang ada beberapa waktu belakangan.

Sejumlah daerah saat ini sedang mewaspadai masuknya covid-19 dengan varian baru yang berasal dari berbagai negara lain seperti varian B.117, B.1351, B1617 mas. Begitu juga dengan Gunungkidul, namun demikian sampai saat ini varian tersebut tidak ditemukan di Gunungkidul.

“Sejauh ini kita belum ada pemeriksaannya,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty.

Menurutnya, varian baru tersebut memiliki gejala atau keluhan yang sama dengan sebelumnya. Mulai dari batuk, tenggorokan sakit, deman, indera penciuman dan perasa hilang. Kendati begitu, varian ini tergolong lebih ganas, karena penularannya lebih cepat.

“Penularannya lebih cepat, untuk itu kami tetap menghimbau masyarakat untuk memperketat penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Data per Kamis (06/05/2021) ada penambahan kasus sebanyak 34 orang terkonfirmasi yang tersebar di seluruh kapanewon. Kluster keluarga masih mendominasi penularan yang terjadi. Total selama pandemi ada 2.770 orang terkonfirmasi positif dengan rincian 2.463 orang sembuh, 178 orang masih dalam perawatan dan 129 meninggal dunia.

“Banyakan isolasi mandiri, sebagian kecil di rawat di rumah sakit,” imbuh dia.

Disinggung mengenai vaksinasi, dia mengatakan capaian selama ini untuk petugas publik sebanyak 45,8 persen dan lansia 12,6 persen. Pemerintah masih terus mengebut pelaksanaan vaksin agar masyarakat lebih terlindungi lagi.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler