fbpx
Connect with us

Peristiwa

Mengaku Dapat Bisikan, Pemuda Tembak Leher Pak Dukuh Hingga Tembus

Diterbitkan

pada tanggal

Saptosari,(pidjar.com)–Dukuh Baros Lor, Desa Monggol, Kecamatan Saptosari, Harsadu (57) mengalami luka pada bagian lehernya. Ia terluka setelah ditembak oleh warganya menggunakan senapan angin pada Rabu (06/05/2020) malam tadi.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Bermula ketika Harsadu bersama warga lainnya melakukan ronda malam di salah seorang rumah warga. Tak berselang lama kemudian, pelaku yakni P (37) warga Baros Lor, Desa Monggol, Kecamatan Saptosari mendatangi rombongan ronda tersebut. Saat itu, datang dengan menenteng senapan angin.

Sekitar jarak 10 meter sebelum tiba di lokasi ronda malam warga, tiba-tiba P menodongkan senapan angin tersebut ke arah Harsadu. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menembakkan senapan anginnya. Harsadu yang tak sempat mengelak pun meringis kesakitan lantaran peluru pelor menembus lehernya.

Peta Sebaran Status COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul
*Credits: https://bit.ly/statCovGK (updated)

Seketika itu juga, warga langsung geger. Bergerak cepat, mereka langsung membawa sang dukuh menuju RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis.

Berita Lainnya  Tergerus Longsor, Jembatan Yang Hubungkan Sampang dan Watugajah Terancam Runtuh

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Saptosari, AKP Wijayadi membenarkan adanya insiden penembakan ini. Ia mengatakan, pihaknya sempat mengamankan pelaku untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pelaku sempat berteriak-teriak sebelum menembak korban,” kata Kapolsek.

Lebih lanjut dikatakan, kondisi korban sendiri telah membaik. Selepas mendapatkan perawatan medis, korban langsung dibawa pulang. Sebab tidak ada peluru yang bersarang di lehernya.

“Kondisinya baik karena tidak ada peluru yang bersarang sehingga dia (korban) bisa dibawa pulang,” kata AKP Wijayadi.

Dirinya juga menjelaskan, dalam pemeriksaan, P mengaku menerima bisikan untuk menembak korban. Belum diketahui kondisi kejiwaan pelaku yang tampak tenang usai melakukan penembakan itu. Menurut Wijayadi, korban sendiri saat ini telah memaafkan apa yang dilakukan oleh pelaku.

Berita Lainnya  Gelombang Pasang Akan Kembali Terjadi, Ketinggian Diperkirakan Capai 6 Meter

“Pelaku jarang bergaul dengan lingkungan dan keterangan awal dari pelaku menembak seperti ada yang menyuruh tetapi tidak bisa mengendalikan. Sebelumnya, pelaku juga tidak ada permasalahan dengan korban. Waktu terjadi penembakan senapan angin, si pelaku seperti mendapatkan bisikan supaya menekan senapan tersebut karena ada sasaran yang harus ditembak,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler