Sosial
Mengenal Dara Cantik Elisa Kusuma, Rilis Single Pertama Berjudul Pedhot Dalan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dunia panggung hiburan di Gunungkidul saat ini memang sedikit berkurang lantaran adanya pandemi covid-19. Namun hal itu tak menyurutkan niat para seniman untuk terus berkarya. Seperti dilakhkan oleh Anindiya Elisa Putri atau yang kerap dikenal Elisa Kusuma.
Penyanyi campursari pendatang baru asal Kalurahan Wareng, Kapanewon Wonosari itu
menceritakan bahwa ia memulai menitih karirnya pada 2018 silam, tepatnya saat peringatan 17 Agustus. Saat itu dirinya mengisi hiburan orkes dangdut di wilayahnya.
“Dari kemudian banyak ditawari nyanyi dari panggung ke panggung, dan sampai sekarang juga bersyukur banyak yang menawari. Meski saat ini cukup sepi,” kata gadis cantik kelahiran 9 Juni 2004 tersebut.
Seiring berjalannya waktu, gadis yang mengidolakan Nella Kharisma itu pun dilirik oleh seorang pencipta lagu Resyanto bersama Alzarisna Production asal Kabupaten Bantul. Ia ditawari untuk membawakan lagu berjudul Pedhot Dalan yang kemudian menjadi single pertamanya.
“Alhamdulillah kemarin 10 November kita rilis single tersebut,” terang dia.

Dirinya mengaku, kedepan akan terus berlatih dalam dunia tarik suara. Bahkan dalam waktu dekat ini ia tengah menyiapkan sejumlah single untuk kemudian dirilis.
“Sekarang bisa dinikmati di channel youtube
Alzarisna Production atau nanti ketik Elisa Kusuma,” terang dia.
Gadis yang memiliki senyum manis itu juga menceritakan awal mula dirinya terjun dalam dunia tarik suara. Saat itu pada peringatan 17 Agustus 2018, di wilayahnya menggelar pentas dangdut. Ia memberanikan diri untuk menyalurkan hobi bernyanyinya itu dihadapan masyarakat.
“Dari situ kemudian banyak ditawari nyanyi dari panggung ke panggung. Kebanyakan di acara pernikahan ini juga tidak lepas dari peran ayah saya yang mendukung dan mempromosikan saya,” jelas dia.
Dara manis yang merupakan putri dari bapak Budi Wiyana (40) atau biasa disapa Gendut itu juga mengaku pernah ikut mengisi acara bersama RPR Production, Prasasti, dan Ardhani Mustofa. Bahkan beberapa waktu yang lalu diundang oleh Jogja TV dalam acara Klinong-klinong Campursari.
Di usianya yang masih 16 tahun ia sudah menerima ratusan tawaran menyanyi. Di samping kesibukannya bersekolah ia berusaha mengimbanginya demi membantu perekonomian keluarga.
“Pernah kemarin satu bulan full, jadi kalau udah jam 12 siang saya izin, tugas-tugas sama materi yang ketinggalan nanti dikirim terus saya kerjain sendiri di rumah. Setiap hari seperti itu, tapi saya senang karena pengen bantu keluarga. Gak mau ngerepotin terus” ujar Elisa.
Dengan dukungan penuh dari kedua orang tuanya, Elisa ingin mencapai cita-citanya menjadi penyanyi terkenal seperti yang ia idolakan yakni Nela kharisma. Di awal karir ia naik panggung pun, tidak sedikit yang menyebut Elisa berparas cantik mirip seperti penyanyi ternama tersebut.
Di masanya yang sedang naik daun, ayah Elisa berpesan agar anak putrinya tetap bisa jaga diri baik-baik dan jangan sampai terlena.
“Bapak bilang harus kuat jaga diri. Sampai antar jemput pun harus bapak. Gak boleh sama yang lain. Manggung juga ditungguin” ujarnya.
Elisa berharap agar karirnya dalam dunia campursari maupun dangdut terus meningkat hingga dapat mensejahterakan keluarganya. Ia juga berharap agar apa yang ia lakukan dapat menghibur dan memiliki banyak penggemar dari seluruh daerah.
“Walaupun ada beberapa orang yang sering ngomongin saya negatif tapi saya mau membuktikan dengan adanya karya karya saya bisa menghibur dan saya punya penggemar yang banyak” tandas Elisa.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized7 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized1 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
