Pariwisata
Menikmati Lezatnya Soto Mbak Jam dengan Pemandangan Indahnya Gunung Nglanggeran
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berada di bawah puncak Gunung Api Purba Nglanggeran tepatnya di Padukuhan Nglanggeran Kulon, Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Soto Mbak Jam menambah khasanah kuliner di Kabupaten Gunungkidul. Selain lokasinya yang strategis, rasanya yang khas menambah mantap hidangan soto ini.
Jika dilihat dari kondisi warung milik Jam, memang sangat sederhana. Rumah penduduk di pinggir sawah dengan berbagai macam pepohonan dan gubuk-gubuk kecil di bawah pohon dengan tempat duduk dan meja dengan hiasan tanah.
Sesaat sesampainya lokasi, salah seorang karyawan dari Jam, pemilik warung sederhana ini keluar. Menawarkan menu soto. Warung ini menyediakan soto sapi, soto ayam, gorengan dan ramesan.

Karena yang paling terkenal adalah soto, pidjar-com-525357.hostingersite.com pun mencoba menikmati satu mangkuk soto sapi. Setelah memesan, beberapa saat soto datang. Pelayan pun kemudian menawarkan kami untuk masuk ke dalam rumah mengambil gorengan.
Setelah mengambil sejumlah gorengan. Secara kasat mata, soto Mbak Jam terlihat ranum. Irisan sapi dengan toping bawang goreng, kubis, bakmi, toge dan seledri serta kuah kental kemudian gorengan yang dimasukkan ke dalam soto sungguh menggugah selera.
Di sendokan pertama, rasa gurih bercampur bumbu rempah sangat kental terasa. Nikmat soto hangat khas Gunungkidul ini semakin lezat ditambah mata yang dimanjakan dengan keindahan Gunung Api Purba yang tentu saja mempesona.
Tepat di depan mata nampak jelas sawah dengan padi yang menguning. Angin sepoi-sepoi sesekali menyapu pepohonan.
Seusai menyantap soto, harganya pun cukup bikin melongo. Dengan view yang istimewa dan rasa yang menggoda, satu mangkuk soto sapi Mbak Jam hanya dihargai dengan Rp. 11.000,-. Tentu saja harganya sangat sebanding dengan rasa dan suasananya.
Jamirah, pemilik warung soto ini mengaku buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga pukul 21.00 WIB setiap harinya. Ia yang mengaku mulai berjualan sejak tahun 2008.
“Sebenarnya saya jualan sebelum Gunung Api Nglanggeran populer, sekarang semakin ramai seiring dengan ramainya tempat wisatanya,” ungkap Jam, Minggu (22/12/2019).
Ia sendiri mengaku memang tidak akan mematok harga yang terlalu mahal. Namun ia sendiri berkomitmen selalu menjaga kebersihan dan cita rasa sotonya.
“Kebetulan viewnya juga pas bisa melihat puncak Gunung Api Purba banyak sekali wisatawan yang mampir, kondisi warung yany apa adanya justru menjadi daya tariknya,” pungkas Jam.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial7 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
