fbpx
Connect with us

Pariwisata

Menikmati Sunset di Embung Nglanggeran

Diterbitkan

pada tanggal

Patuk, (pidjar.com)–Musim kemarau seperti saat ini memang sangat cocok menikmati momen matahari terbenam. Langit ufuk barat akan terlihat sangat cerah. Siluet warna orange khas matahari terbenam yang semakin jelas terlihat akan memberikan nuansa syahdu yang sangat dinanti. Tak heran pemandangan semacam ini membuat banyak orang kecanduan.

Salah satu alternatif untuk menikmati keindahan sunset di Kabupaten Gunungkidul ialah Embung Nglanggeran. Terdapat di kecamatan paling barat Kabupaten Gunungkidul, embung ini tak jauh dari kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, tepatnya di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Untuk menuju embung, kita harus berjalan menaiki tangga lantaran lokasi embung yang berada pada ketinggian 495 meter di atas permukaan laut. Adapun waktu yang tepat untuk mendatangi Embung Nglanggeran adalah sekitar pukul 16.00 ataupun pukul 17.00 WIB. Pada waktu tersebut, pengunjung bisa cukup leluasa untuk menikmati sunset.

Menikmati sunset di Embung Nglanggeran memang sangat indah. Dari sisi barat, matahari terlihat bulat berwarna orange keemasan yang sempurna. Hembusan angin yang sesekali menerpa serta panorama pepohonan di sekitar terlihat mendayu semakin membuat sensasi berbeda kala menikmati pemandangan petang hari. Area persawahan terlihat indah sedangkan sisi lain area perbukitan Gunung Api Purba bak background foto dari embung.

Berita Lainnya  Berkunjung ke Pantai Ngetun, Perjalanan Melelahkan Yang Terbayar Lunas Dengan Pemandangan Indah

Luas dari Embung Nglanggeran sendiri adalah sekitar 0,34 hektare. Air dari embung ini sebenarnya digunakan untuk pengairan warga. Namun setelah Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 19 Februari 2013 lalu, embung ini menjadi populer di mata wisatawan lantaran menjadi satu-satunya embung yang ada di DIY kala itu.

“Saya biasanya ke sini saat sore hingga maghrib untuk menikmati sunset dan hunting foto,” ujar salah satu mahasiswa yang tinggal di Yogyakarta, Anton saat bertemu dengan pidjar.com, di area Embung Nglanggeran, Minggu (29/09/2019).

Sebenarnya, tak hanya sore hingga petang hari saja, kala malam hari, area embung juga tetap menyajikan pemandangan yang eksotis. Bagi anda yang memiliki keahlian dalam bidang fotografi akan lihai mengambil foto dari setiap sudut embung, akan ada banyak sekali spot foto yang tersedia. Salah satunya adalah puluhan lampu lampu kecil terpasang mengelilingi embung.

Berita Lainnya  Tujuh Herbal Rahasia untuk Ramuan Awet Muda

“Terlebih lampu-lampu dari rumah warga dan kendaraan di bawah yang juga terlihat membuat pemandangan malam menjadi makin syahdu,” ujar dia.

Waktu yang tepat untuk mengambil foto di Embung Nglanggeran ini sekitar pukul 18.15 WIB. Anda akan mendapatkan pencahayaan yang pas, di antara langit sisa-sisa cahaya matahari terpadu dengan lampu kecil-kecil bak hiasan. Dengan pengaturan yang pas, kamera DSLR menjadi satu piranti yang tepat untuk mengabadikan moment di lokasi ini.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler