Sosial
Meriahnya Sedekah Laut Pantai Sadeng, Wujud Syukur Nelayan Atas Hasil Laut Yang Melimpah
Girisubo, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ratusan masyarakat baik warga sekitar maupun wisatawan memadati area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sadeng yang terletak di Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo pada Selasa (17/09/2019) siang tadi. Mereka berbondong-bondong ingin menyaksikan larungan sedekah laut yang memang rutin dilaksanakan di Pantai Sadeng setiap bulan Syuro. Sedekah laut sendiri dilakukan warga sebagai bentuk terimakasih kepada alam dan juga memohon agar hasil laut selalu melimpah.
Gunungan berisi ubo rampe seperti ingkung ayam utuh, hiasan dari janur dari sisi utara diangkut oleh empat orang. Kemudian sesampainya di dermaga, gunungan diletakkan di sebuah kapal untuk diangkut ke tengah lautan. Sedikitnya empat belas kapal turut serta ke tengah lautan menyertai acara larungan sedekah laut Pantai Sadeng.
“Acara ini sebagai upaya kami untuk menyatakan terimakasih kepada Tuhan karena hasil ikan Sadeng dibanding TPI lain yang paling banyak,” ujar Ketua Kelompok Nelayan Sadeng di sela-sela acara, Sarpan kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com.
Lebih lanjut Sarpan mengatakan, acara sedekah laut ini memang sejak dulu telah turun menurun dilakukan di Pantai Sadeng. Hal ini tentunya sebagai upaya mensyukuri hasil laut yang mana sejak zaman dahulu memang ikannya mampu menghidupi masyarakat sekitar.


Ubo rampe gunungan pun dimasak oleh masyarakat sekitar. Yang berbeda pada acara sedekah laut tahun ini, perempuan tidak boleh naik kapal turut serta dalam prosesi larungan di laut lepas. Hal ini dikarenakan ombak di sekitar Pantai Sadeng sedang cukup pasang.
“Takutnya terjadi hal hal yang tidak diinginkan, namun demikian acara larungan berhasil meskipun ombak memang dalam keadaan pasang,” imbuh Sarpan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan Provinsi Daerah Istimwewa Yogyakarta (DIY) Bayu Mukti Sasongko yang turut hadir mengatakan, potensi ikan pelabuhan Pantai Sadeng memang sangat besar. Hal tersebut dapat dilihat dari produksi ikan yang tiap tahunnya yang mencapai 4.000 ton.
“Pelabuhan Pantai Sadeng ini merupakan satu-satunya pelabuhan yang ada di DIY,” kata Bayu.
Dengan adanya larungan ini, diharapkan hasil ikan di TPI Sadeng semakin melimpah. Sehingga nantinya mampu menghidupi masyarakat nelayan di sekitar pantai.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
