Connect with us

Olahraga

Meski Hanya Latihan di Parkiran Pasar Sapi, Veda Berhasil Juarai Kejurnas Motoprix

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah pembalap asal Kota Gaplek Gunungkidul terus menorehkan prestasi di tengah keterbatasan sarana prasarana. Kali ini pembalap junior Veda Ega Pratama kembali membawa nama harum Gunungkidul setelah berhasil menjuarai motoprik seri 3 di sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, Jawa Barat pada 21-22 September 2019 silam. Kemenangan yang diraih Veda sendiri berlangsung cukup dramatis lantaran diwarnai saling susul hingga garis finish.

Ayah Veda, Sudarmono mengatakan, dalam kejuaraan berstatus nasional ini, Veda memulai balapan dari posisi ke empat. Meski awalnya sempat tercecer, namun lambat laun pembalap cilik ini mulai menemukan ritmenya. Satu per satu pembalap di depannya berhasil dilewati hingga kemudian ia merangsek ke posisi dua.

“Pada lap ke 8 berhasil ke posisi kedua, kemudian salip-salipan dan berhasil finis pada posisi pertama,” kata Darmono, Senin (23/09/2019).

Diceritakan Sudarmono, pada lap terakhir, suasana menegangkan sempat terjadi. Pasalnya, Veda sempat dilewati oleh pembalap tuan rumah. Namun berkat skil yang dimiliki, akhirnya ia berhasil menuntaskan lap tersebut di posisi pertama.

Berita Lainnya  Belasan Tim Pelajar Terbaik Rebutan Hadiah Jutaan Dalam Ajang Pemuda Pancasila Futsal Cup 2018

“Veda akhirnya finish di posisi pertama pada lap terakhir. Dengan hasil ini, ia menjadi juara dalam kejurnas motoprix seri 3 kelas ECU std U-12,” ungkap dia.

Darmono menambahkan, prestasi yang dicapai Veda berkat kerja keras latihan selama ini. Meski diakuinya, sarana latihan yang ada di Gunungkidul masih sangat minim lantaran selama ini ia melatih Veda di lahan kosong pasar sapi Siyono.

“Kita masih memanfaatkan pasar sapi Siyono. Kalau gak ya kita harus ke Boyolali untuk berlatih,” kata dia.

Darmono berharap, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memikirkan apa yang telah diperjuangkan oleh para pembalap Gunungkidul. Selama ini, mereka berlatih secara mandiri dan belum ada perhatian khusus atau apresiasi atas apa yang diberikan untuk Gunungkidul.

Berita Lainnya  Keluh Kesah Atlet MTB yang Merasa Tak Diperhatikan Pemerintah

“Paling enggak ada tempat berlatih atau fasilitas lah untuk mewadahi bidang ini. Ini juga membawa nama daerah di kancah nasional, asia dan internasional. Biar anak2 lebih terarah hobi dan cita citanya jangan sampai anak-anak terjerumus kepergaulan yang salah,” keluh Darmono.

Sementara itu, Ketua IMI DIY, Eka Sulistiana berharap Pemkab Gunungkidul memberikan perhatian kepada para pembalap. Salah halnya yang paling tepat adalah penyediaan sarana latihan bagi para pembalap.

“Kami memohon kepada pemerintah untuk mengupayakan sarana latihan agar anak-anak Gunungkidul yang hobi dan bakatnya di otomotif bisa tersalurkan,” kata Sulis.

Hal yang sama juga dinyatakan oleh anggota DPRD Gunungkidul, Suharno. Ia menegaskan bahwa selama ini, dunia balap Gunungkidul tak pernah kering oleh prestasi. Sehingga menurutnya, menjadi hal yang wajar saat pemerintah memberikan apresiasinya. Tuntutan pembangunan lokasi latihan balap sendiri bukan sebuah hal yang berat.

Berita Lainnya  Siap-Siap! Pikachu Ajak Masyarakat Lari di Candi Prambanan

“Melihat pretasi pembalap Gunungkidul mestinya pemerintah memperhatikan para pembalap yang telah memberikan nama harum Gunungkidul. Mestinya dinas terkait memanggil dan memberikan wadah berupa perhatian dan bantuan. Terkait lapangan sirkuit mestinya segera teranggarkan kembali demi prestasi pembalap Gunungkidul,” ungkap Suharno.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler