Pemerintahan
Meski Penyembelihan Kurban Boleh Dilakukan Hingga 3 Hari, Jumlah Titik Di Turun Drastis
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Memasuki hari kedua Idul Adha terlihat beberapa Masjid tengah melakukan penyembelihan dan pemotongan hewan kurban. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Bupati Gunungkidul dan Kemenag, penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan 3 hari seteleh Hari Raya Idul Adha. Namun meski dilangsungkan selama 3 hari, berdasarkan catatan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, titik pemotongan hewan tahun ini relatif lebih sedikit daripada tahun 2020 lalu.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, berdasarkan data surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh pihaknya, pada Idul Adha tahun 2021 ini tercatat ada 1.313 lokasi pemotongan hewan kurban yang tersebar di seluruh Gunungkidul. Adapun data ini dupdate terakhir pada Rabu (21/07/2021) pagi tadi. Update pendataan akan tetap melakukan mengingat penyembelihan masih dapat dilaksanakan hingga dua hari ke depan.
“Sesuai dengan kebijakan saat ini, pemotongan hewan kurban memang tidak hanya dilaksanakan pada hari raya saja, melainkan diperbolehkan menyembelih di hari Tasyrik atau tiga hari setelah hari raya. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kerumunan masyarakat jika dilaksanakan secara serentak,” ujar Bambang kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rabu siang.
Ditambahkannya, meskipun belum terakumulasi secara keseluruhan, namun terdapat penurunan jumlah lokasi penyembelihan di Gunungkidul. Pada tahun 2020 lalu menurut data, terdapat 2.047 titik penyembelihan di seluruh Gunungkidul.
Bambang mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab dari berkurangnya titik lokasi penyembelihan hewan kurban pada tahun ini. Namun ia menduga, terjadinya peningkatan jumlah kasus dan pemberlakuan PPKM Daerurat mempunyai pengaruh pada penurunan lokasi penyembelihan.

“Ada juga kemungkinan penyelenggaraan penyembelihan kurban yang tidak terlaporkan, sehingga berpengaruh pada jumlah yang tercatat,” sambung Bambang.
Di Gunungkidul sendiri, jumlah hewan kurban mencapai 2.385 ekor. Rinciannya, sebanyak 1.603 ekor kambing, 659 ekor sapi dan 123 ekor domba yang telah disembelih di Gunungkidul.
Dalam pemantauan proses penyembelihan hewan kurban pada Selasa (20/07/2021) kemarin, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul juga sempat menemukan beberapa penyakit cacing hati pada hewan kurban.
“Tiga ditemukan di Kapanewon Patuk dan satunya di Kapanewon Wonosari. Hewan kurbannya masih bisa dikonsumsi karena penyakitnya masih tergolong rendah,” lanjutnya.
Di sisi lain, penjualan hewan kurban pun terlihat sangat lesu. Menurut catatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul penurunan pada penjualan hewan kurban tahun ini mencapai 50%.
Plt Sekretaris Disperindag Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih mengungkapkan, jika dibandingkan dengan Hari Raya Idul Adha tahun lalu, pada waktu yang sama ia mencatat lebih dari 800 ekor hewan terjual di Pasar Hewan Siyonoharjo. Sedangkan pada tahun ini, dari laporan mantri pasar setempat, hanya ada sekitar 200 ekor hewan yang terjual. Meskipun aktifitas di pasar hewan ramai, namun jika ditelisik lebih jauh diketahui untuk penjualannya sangat sepi.
“Di pasar hewan yang ramai adalah penjualnya, pembeli yang biasanya dari luar daerah sedikit,” beber dia. (Roni)
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
