Peristiwa
Misteri Kebakaran Beruntun di Ponpes Darul Quran Yang Tak Kunjung Usai
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kebakaran beruntun yang terjadi di Pondok Pesantren Darul Quran, Padukuhan Ledoksari, Desa Kepek, Wonosari masih menyimpan tanda tanya. Pasalnya, setiap peristiwa kebakaran yang selalu terjadi lebih dari satu kali setiap tahunnya ini belum diketahui secara pasti asal-usul penyebabnya.
Mulai dari kebakaran kecil hingga kebakaran hebat pernah terjadi. Bahkan, pada peristiwa yang terjadi bulan Januari 2016 lalu, seorang santri tewas dalam kondisi mengenaskan karena terbakar hidup-hidup di dalam kamar. Banyak masyarakat sekitar yang menduga asal-usul api tersebut datang dari makhluk gaib. Hal ini lantaran peristiwa kebakaran di PonPes Darul Quran dianggap tak wajar karena kejadiannya tak pernah usai dan meninggalkan pertanyaan sumber kemunculan api.
Kepala Pemadam Kebakaran Wonosari, Diyono mengatakan, bahwa sedikitnya telah terjadi 8 kali peristiwa kebakaran di Ponpes tersebut. Pihaknya sendiri pun mengakui musibah kebakaran yang kerap terjadi di Ponpes tersebut sangat tidak wajar. Pasalnya dari serangkaian peristiwa yang terjadi belum pernah satu kali pun terungkap penyebab dari kebakaran itu.
"Belum bisa kita ketahui penyebabnya sampai saat ini. Kejadian nyaris sama, api langsung diketahui dari benda-benda yang ada di dalam ruangan," kata Diyono, Minggu (25/03/2018).
Dengan seringnya kejadian misterius tersebut, Damkar menghimbau agar pihak Ponpes memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Alat tersebut merupakan alat pemadam kebakaran portable karena bentuknya yang kecil dan praktis sehingga mudah dipindahkan ke mana-mana.
"Saat ini di sana belum mimiliki APAR. Fungsi APAR atau alat pemadam kebakaran portable itu sendiri adalah mengatasi suatu titik api atau kebakaran yang masih dapat terkontrol. Jadi kami sarankan untuk memiliki barang itu," imbuh Diyono.
Meskipun sampai saat ini belum ditemukan penyebab pasti terjadinya kebakaran, Damkar menghimbau agar lebih memperhatikan instalasi listrik yang ada. Sebab, kebanyakan kebakaran juga dapat dipicu adanya hubungan arus pendek.
"Kami juga siap jika diminta untuk melakukan pelatihan kepada para santri. Tapi kami sendiri belum pernah diajak kesana," pungkas dia.
-
Uncategorized7 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
