fbpx
Connect with us

Peristiwa

Misteri Kebakaran Beruntun di Ponpes Darul Quran Yang Tak Kunjung Usai

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kebakaran beruntun yang terjadi di Pondok Pesantren Darul Quran, Padukuhan Ledoksari, Desa Kepek, Wonosari masih menyimpan tanda tanya. Pasalnya, setiap peristiwa kebakaran yang selalu terjadi lebih dari satu kali setiap tahunnya ini belum diketahui secara pasti asal-usul penyebabnya.

Mulai dari kebakaran kecil hingga kebakaran hebat pernah terjadi. Bahkan, pada peristiwa yang terjadi bulan Januari 2016 lalu, seorang santri tewas dalam kondisi mengenaskan karena terbakar hidup-hidup di dalam kamar. Banyak masyarakat sekitar yang menduga asal-usul api tersebut datang dari makhluk gaib. Hal ini lantaran peristiwa kebakaran di PonPes Darul Quran dianggap tak wajar karena kejadiannya tak pernah usai dan meninggalkan pertanyaan sumber kemunculan api.

Berita Lainnya  Digerebek Saat Berduaan di Tengah Ladang Sepi, Pasangan Lansia 70 Tahun Diarak Warga

Kepala Pemadam Kebakaran Wonosari, Diyono mengatakan, bahwa sedikitnya telah terjadi 8 kali peristiwa kebakaran di Ponpes tersebut. Pihaknya sendiri pun mengakui musibah kebakaran yang kerap terjadi di Ponpes tersebut sangat tidak wajar. Pasalnya dari serangkaian peristiwa yang terjadi belum pernah satu kali pun terungkap penyebab dari kebakaran itu.

"Belum bisa kita ketahui penyebabnya sampai saat ini. Kejadian nyaris sama, api langsung diketahui dari benda-benda yang ada di dalam ruangan," kata Diyono, Minggu (25/03/2018).

Dengan seringnya kejadian misterius tersebut, Damkar menghimbau agar pihak Ponpes memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Alat tersebut merupakan alat pemadam kebakaran portable karena bentuknya yang kecil dan praktis sehingga mudah dipindahkan ke mana-mana.

Berita Lainnya  Mengantuk Usai Hadiri Syukuran Pelantikan Pejabat, Mobil Kepala Disdikpora Ringsek Hantam Tiang Baliho

"Saat ini di sana belum mimiliki APAR. Fungsi APAR atau alat pemadam kebakaran portable itu sendiri adalah mengatasi suatu titik api atau kebakaran yang masih dapat terkontrol. Jadi kami sarankan untuk memiliki barang itu," imbuh Diyono.

Meskipun sampai saat ini belum ditemukan penyebab pasti terjadinya kebakaran, Damkar menghimbau agar lebih memperhatikan instalasi listrik yang ada. Sebab, kebanyakan kebakaran juga dapat dipicu adanya hubungan arus pendek.

"Kami juga siap jika diminta untuk melakukan pelatihan kepada para santri. Tapi kami sendiri belum pernah diajak kesana," pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler