Peristiwa
Kades Digerebek di Rumah Janda, Warga Bleberan Kembali Demo Tuntut Pelengseran
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Balada penggerebekan Kepala Desa Bleberan, Supraptono beberapa waktu lalu di rumah seorang wanita di Desa Mulo, Kecamatan Wonosari terus bergulir. Insiden tersebut rupanya merembet kepada jabatan Supraptono sebagai kepala desa. Puluhan warga Desa Bleberan beberapa kali menggelar aksi demo menuntut lengsernya Supraptono. Ia dianggap memiliki cacat moral dan tak lagi layak memimpin masyarakat Desa Bleberan.
Senin (26/03/2018) siang tadi, puluhan warga Bleberan kembali menggelar aksi demonstrasi di balai desa setempat. Sama seperti aksi sebelumnya, warga menuntut sang kepala desa untuk mundur.
Tindakan kepala desa yang diduga berselingkuh tersebut dinilai sangat mencemarkan nama Desa Bleberan.
“Jangan membisu di balik supremasi hokum, rakyat Bleberan anti kekerasan. Mundur pak lurah,” ucap salah seorang warga dalam orasinya.
Salah seorang demonstran, Supriyanto, tuntutan ini dilancarkan mengingat apa yang dilakukan sang kepala desa dinilai sudah keterlaluan. Meski kemudian secara hukum tidak terbukti, akan tetapi seharusnya secara moral dan etika, Supraptono seharusnya sudah merasa bahwa dirinya tak lagi layak memimpin Bleberan.

“Apalagi Bleberan ini dikenal sebagai desa yang masyarakatnya sangat religious,” ucap dia.
Supriyanto Bersama warga lainnya bersikukuh akan meneruskan kasus ini hingga Supraptono dicopot dari jabatan kepala desa. Jika nantinya kepala desa tidak mau mundur, ia akan mengambil langkah dengan melaporkan kepala desa ke Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
“Kepala desa yang seharusnya menjadi teladan malah melakukan hal-hal yang tidak senonoh. Kami tetap menuntut Supraptono dicopot,” tandas dia.
Ketua Badan Permusyawarakatan Desa (BPD) Bleberan, Kartono kepada wartawan menjelaskan bahwa desakan mundur terhadap Kepala Desa Bleberan memang cukup kuat dari masyarakat. Hingga saat ini, pihaknya telah menerima ratusan surat yang pada intinya meminta Supraptono dicopot.
“Ada 148 surat yang masuk kepada kami yang menuntut lurah mundur. Ada juga sekitar 6 surat yang menuntut kepala desa meminta maaf dan akan lebih baik jika kemudian digantikan oleh tokoh lainnya,” papar Kartono.
Sementara Kepala Desa Bleberan, Supraptono menolak untuk mengundurkan diri. Namun demikian, ia tetap menghormati apapun nantinya keputusan dari Pemkab Gunungkidul terkait nasibnya. Pada kesempatan ini ia juga meminta maaf secara pribadi atas apa yang terjadi sehingga lantas menjadai ramai di media massa.
“BPD telah mengajukan permohonan resmi kepada Bupati Gunungkidul, dan saat ini masih menunggu jawaban. Mari kita menghormati proses yang ada,” tutup dia.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Supraptono awal Maret silam digerebek oleh warga Desa Mulo, Kecamatan Wonosari saat tengah berduaan di rumah seorang janda. Supraptono yang sempat melarikan diri kemudian dibekuk warga dan lantas dibawa ke Mapolsek Wonosari.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
