fbpx
Connect with us

Peristiwa

Motor Modifikasi Jadi Sasaran Polisi dalam Operasi Zebra Akhir Bulan Ini

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Jajaran Satuan Lalulintas Polres Gunungkidul hari ini, Senin (26/10/2020) hingga 8 November 2020 akan menggelar Operasi Zebra Progo. Ada delapan poin pelanggaran UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas yang akan menjadi fokus penindakan. Selain itu, polisi juga akan fokus pada kendaraan modifikasi yang tidak laik jalan dan terlihat secara kasat mata. Selain itu, Polres Gunungkidul juga melakukan antisipasi lonjakan kendaraan ke keluar masuk Gunungkidul selama libur panjang akhir bulan ini.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Anang Tri Nuvyan mengatakan, pada operasi kali ini pihaknya juga akan melakukan penindakan terhadap motor modifikasi yang jauh dari standar. Hal ini tak lain untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas karena mengutamakan style kendaraan dari pada safety.

“Semisal ukuran ban yang kecil-kecil itu, tanpa spion dan bahkan ada yang tidak pasang plat nomor kendaraan,” kata Anang usai apel Ops Zebra Progo 2020, Senin (26/10/2020).

Anang menambahkan, pihaknya juga akan memantau kendaraan dengan knalpot blombong atau tingkat kebisingan suara tinggi. Menurutnya selain itu juga akan fokus terhadap pengendara sepeda motor yang tidan menggunakan helm standar.

Berita Lainnya  Beberapa Waktu Tak Terlihat, Gembong Ditemukan Membusuk di Dalam Rumahnya

Untuk roda empat, pihaknya akan fokus terhadap pengemudi kendaraan yang tidak menggunakan safety belt,  membawa barang melebihi batas muatan, melawan arus, mengemudikan kendaraan dengan pengaruh alkohol serta pengendara di bawah umur. selain itu pengemudi kendaraan yang bermain HP saat mengendarai kendaraan dan juga menggunakan lampu yang tidak standar pun akan ditindak. Selama operasi, jika nanti kemudian ditemukan pelanggaran akan segera diberi bukti pelanggaran (tilang).

“Mereka yang melanggar akan kami tindak secara langsung dengan tilang,” ujar Anang.

Ada sejumlah lokasi yang menjadi fokus pelaksanaan operasi zebra akan dilakukan di sejumlah titik diantaranya Bundaran Siyono dan juga depan Pasar Argosari Wonosari. kendati demikian, jika nantinya ditemukan pelanggaran di lokasi lain, pihaknya juga akan tetap melakukan penindakan. Sebab dalam operasi ini, keselamatan dalam berkendara menjadi goalnya.

“Tapi nanti jika di jalan didapati pengendara maupun pengemudi yang melanggar kami akan melakukan penindakan,” ujar Anang.

Tak hanya itu, untuk mnghadapi libur panjang di akhir bulan Oktober 2020, Polres Gunungkidul menyiagakan personil untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju maupun kembalinya dari arah lokasi wisata. Dalam Ops Zebra Progo 2020 dengan melibatkan kekuatan personil sebanyak 138 personil gabungan dari semua fungsi kepolisian.

“Sebagai kawasan yang memiliki destinasi wisata, baik wisata pantai maupun wisata alam, apalagi menjelang cuti libur panjang selama 4 hari, kita wajib mempersiapkan diri untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, supaya tidak terjadi kemacetan maupun tindakan kriminalitas. Saya juga mengingatkan kembali untuk rekan-rekan yang terlibat dalam pengamanan untuk betul-betul memperhatikan protokol kesehatan “ ucap Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan.

Terkait dengan Operasi Zebra sendiri, Kapolres menjelaskan bahwa operasi yang di gelar untuk menekan pelanggaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun kecelakaan lalulintas. Bagi masyarakat yang ingin berwisata, Polres Gunungkidul mengajak agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, saling menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir atau dengan hand sanitizer serta mematuhi rambu lalulintas maupun himbauan petugas dilapangan, demi keselamatan dan kelancaran kita bersama.

Berita Lainnya  Subuh-subuh, Pemotor Tabrak Tetangganya Sendiri Hingga Luka Parah

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler