fbpx
Connect with us

Peristiwa

Auditorium TBG Rusak, Sultan Minta Tak Digunakan Dulu

Diterbitkan

pada

BDG

Playen,(pidjar.com)– Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul terus melakukan assesmen terkait dengan dampak gempa magnitudo 6,4 yang mengguncang Gunungkidul pada Jumat (30/06/2023). Ratusan rumah dan puluhan fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan akibat peristiwa ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono beserta pejabat di DIY menunjau secara langsung salah satu fasilitas umum yang mengalami kerusakan.

Tiba di TBG Gubernur DIY beserta rombongan kemudian langsung menuju auditorium TBG yang mengalami kerusakan di beberapa bagian yakni plafon ambrol, jaringan instalasi listrik mengalami kerusakan, penangkal petir jatuh, kaca retak dan beberapa hal lainnya. Dengan kondisi ini, Ngarso Dalem menghimbau agar lokasi yang mengalamu kerusakan sementara waktu tidak digunakan untuk beraktifitas.

Berita Lainnya  Motor Terjatuh Saat Menghindari Mobil Yang Nyalip Ugal-ugalan, Pemuda Menjemput Maut

“Sebaiknya jangan digunakan sementara waktu,” Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Berkaitan dengan penanganan ia menyerahkan secara penuh agar Pemkab Gunungkidul berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di provinsi.

“Ini ada Kepela PU, Kepala Dinas Kebudayaan ada, Paniradya ada biar mereka rembukan sendiri untuk penanganan dampak gempa disini dan lokasi lain,” papar Sri Sultan Hamengku Buwono saat melakukan peninjauan di auditorium TBG.

Ia menilai dampak yang timbul akibat gempa tidak terlalu serius. Kerusakan yang timbul pun sebagian besar terbilang ringan. Maka dari itu, ia menilai tidak perlu ada penetapan Status Tanggap Darurat Bencana. Namun pihaknya siap membantu pemerintah tingkat kabupaten jika dibutuhkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono mengatakan, saat ini tim dari BPBD masih terus melakukan assesmen di lapangan untuk mengetahui secara pasti kerusakan yang terjadi. Nantinya hasil assesmen ini akan digunakan untuk pengambilan keputusan terkait dengan penanganan rumah dan bangunan fasilitas umum apakah akan ditanggung pemerintah atau dilakukan secara mandiri.

Berita Lainnya  Pulang Berladang, Istri Temukan Suaminya Gantung Diri

Untuk data sementara, tercatat ada 136 bangunan di 14 kapanewon yang dilaporkan mengalami kerusakan. Baik tembok rumah yang hancur maupun genteng yang melorot dan berjatuhan.

“Ada 5 rumah di Kalurahan Pacarejo yang rusak dengan kategori sedang. Saat ini masih dilakukan assesmen oleh tim, selain itu kami juga siagakan teman-teman BPBD untuk membantu proses perbaikan,” terang Purwono.

Ia menjelaskan ada 7 warga Gunungkidul yang mengalami luka-luka saat hendak menyelamatkan diri. Dari 7 orang ini, 1 diantaranya harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami patah tulang sedangkan 6 lainnya mengalami syok dan luka ringan.

“Kalau untuk yang syok dan luka ringan ini hanya rawat jalan. Sedangkan yang patah tulang masih dalam perawatan di rumah sakit,” terang dia.

Berita Lainnya  Gantung Diri di Awal Tahun, Sukini Memiliki Riwayat Sakit Tak Kunjung Sembuh

Untuk saat ini menurutnya, pemerintah masih fokus dalam assesment. Nantinya koordinasi masih akan terus dilakukan baik dengan pemerintah kabupaten maupun dengan pemerintah provinsi.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler