Peristiwa
Ngebut Tengah Malam, 2 Pemotor Luka Akibat Nyemplung Selokan
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Ngawen-Semin tepatnya di Padukuhan Gantiwarno, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen pada Senin (09/12/2019) dini hari tadi. Sebuah sepeda motor dengan nomor polisi AD 3918 ZC terperosok ke dalam selokan sedalam 3 meter akibat kurang konsentrasinya pengendara motor. Dalam peristiwa kecelakaan tunggal tersebut, dua orang korban harus mendapatkan perawatan medis akibat luka serius yang mereka dialami.
Kapolsek Ngawen, AKP Kasiwon menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.05 WIB. Saat itu, sepeda motor Honda Supra Fit yang dikendarai oleh Eko Budi Prasetyo (29) berboncengan dengan Agus Triatmanto (32) melaju dari arah Ngawen menuju Semin.
“Kedua korban warga Desa Bendung, Kecamatan Semin. Saat itu pengendara sepeda motor memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi,” kata Kasiwon, Senin pagi.

Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor mendadak kehilangan kendali akibat tingginya kecepatan kendaraan tersebut. Akibatnya, motor bersama dua orang baik pengendara maupun pembonceng terperosok ke dalam selokan sedalam 3 meter.

“Lokasi kecelakaan itu memang di tikungan. Sehingga karena kencang mereka tidak mampu menguasai kendaraan. Motor terperosok ke selokan berikut dua pengendaranya ikut terjatuh ke bawah,” kata dia.
Kejadian yang berlangsung pada tengah malam itu pun menyita perhatian warga. Pasalnya suara benturan cukup keras terdengar di keheningan malam. Warga yang mengetahui informasi itu kemudian menghubungi pihak kepolisian. Sebagian warga juga melarikan kedua korban ke rumah sakit.
“Untuk pengendara motor mengalami lupa patah tulang paha kiri dan pemboncengnya hanya lecet-lecet. Mereka dibawa ke RSI Cawas,” terang dia.
Kasiwon menambahkan, pihaknya pun mengamankan sepeda motor tersebut sebagai barang bukti. Pihaknya menghimbau kepada pengguna jalan untuk tetap waspada dan megutamakan keselamatan dari pada kecepatan saat berkendara. Sehingga diharapkan risiko terjadinya kecelakaan lebih rendah.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Terlebih malam hari, kalau kondisi jalan gelap, lampu kendaraan dipastikan menyala, dan jangan ngebut,” imbaunya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
