Peristiwa
Kodim 0730 Gunungkidul Gerebek Lokasi Penambangan Ilegal
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Personil Kodim 0730 Gunungkidul menggerebek lokasi penambangan batu dan tanah di wilayah Kecamatan Semin, tepatnya di Padukuhan Blembem, Desa Candirejo, Kecamatan Semin pada Jumat (16/08/2019) siang tadi. Kedatangan sejumlah personel Kodim 0730 Gunungkidul yang dipimpin oleh Dandim 0730 Gunungkidul tersebut sekaligus menghentikan aktifitas yang dilakukan oleh penambang di lokasi. Hal tersebut dilakukan lantaran aktifitas pengerukan bukit itu dikhawatirkan dapat memicu terjadinya longsor dan mengancam rumah milik warga sekitar.
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto mengatakan, penutupam lokasi tambang sendiri dilakukan lantaran pihaknya menerima keluhan dari warga setempat. Menurut keterangan Noppy, warga merasa resah bila mana hujan tiba maka dari lokasi bukit yang ditambang tersebut akan menyebabkan tanah longsor.
“Jika turun hujan deras bisa menyebabkan bencana banjir karena kasus serupa pernah terjadi di Gedangsari,” katanya ditemui di lokasi penambangan di Padukuhan Blembem, Jumat siang tadi.
Bukan tanpa dasar, langkah tersebut diambil usai pihak Kodim 0730 Gunungkidul sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perizinan dan Penanaman Modal DIY, dan Dinas PUP ESDM DIY. Dalam koordinasi tersebut diketahui bahwa ternyata di lokasi tersebut tidak ada perizinan untuk pertambangan. Lantaran hal ini, kemudian pihaknya mendatangi lokasi. Di lokasi tersebut, ternyata masih ada aktivitas pertambangan.
“Kita cek masih ada aktifitas, kita hentikan,” ucap dia.

Noppy menambahkan, pihaknya sudah mengingatkan agar penambangan dihentikan sampai pengurusan izinnya keluar. Dengan keluarnya perizinan, maka hal ini akan sangat berkaitan dengan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal)nya sehingga ada jaminan untuk tidak merugikan masyarakat sekitar di kemudian hari.
“Kita sudah sampaikan kepada pihak penambang terkait legalitas perizinan, semuanya ini tidak ada izinnya. Luasannya kuranglebih 2 hektar, dan tidak masuk zona pertambangan,” ujarnya.
Dari pantauan di lapangan, sejumlah personil TNI mengamankan lokasi. Satu buah alat berat masih berada di lokasi pertambangan di tengah perbukitan itu. Jalan penghubung antar dua padukuhan di sekitar lokasi telah tertutup batu bercampur tanah hasil pertambangan liar itu.
Noppy mendapatkan informasi jika masyarakat sekitar hanya mendapatkan uang kompensasi namun besarannya tidak diketahui. Selain di lokasi Padukuhan Blembem, pihaknya juga menemukan tambang ilegal di dua lokasi di Kecamatan Ngawen.
“Ini sangat riskan, kita hentikan dulu. Legalitasnya tidak ada, jangan sampai ke depan merugikan masyarakat sekitar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Candirejo Agus Supriyadi membenarkan perihal beroperasinya penambangan liar di wilayahnya. Pihaknya juga sudah mengetahui adanya aktifitas pertambangan itu sejak beberapa waktu lalu. Pemerintah desa sendiri sebenarnya menurut Agus telah memberikan pemberitahuan serta peringatan, namun tidak dihiraukan.
“Dulu suadah saya elekke (peringatkan), tetapi hingga kini masih berjalan tanggungen dewe, Nek kulo ngoten niku, (Jika ada sesuatu tanggung jawab sendiri. Kalau saya seperti itu),” ucap Kades.
Ia menjelaskan, lokasi tambang tersebut merupakan tanah pribadi milik warga. Sehingga ia tidak mengetahui berapa besaran kompensasi yang diberikan.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Sosial2 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized4 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized4 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
