Peristiwa
Panik Kepergok Warga Saat Curi Murai Batu, Motor Maling Apes Ketinggalan di Rumah Korbannya
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tindak kriminalitas yang terjadi belakangan ini sudah tidak mengenal tempat dan targetnya. Barang apapun yang sekiranya menarik dan mudah diambil menjadi target para pelaku kejahatan. Seperti yang terjadi di Padukuhan Besari, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari pada Senin (04/11/2019) petang kemarin. Aksi pencurian burung yang dilakukan oleh seorang laki-laki tidak dikenal berhasil digagalkan dan terekam CCTV. Bahkan, lantaran sempat kepergok warga, pelaku pencurian yang ketakutan melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motornya.
Ketua Rukun Warga Padukuhan Besari RT 5, Desa Siraman, Sugiman mengungkapkan, pencurian seekor burung Murai Batu tersebut terjadi di rumah milik Kanafi, sekitar pukul 18.00 WIB. Di jam tersebut, seorang pria tidak dikenal beraktifitas di sekitar rumah korban. Saat merasa situasi aman, pria tersebut kemudian mengambil sebuah sangkar burung berisi Murai Batu.
Apesnya, hampir secara bersamaan, korban mengecek burung kesayangannya tersebut. Ia curiga lantaran sangkar burung tak lagi ada di tempat semula diletakkan. Sempat pula ia melihat seorang laki-laki yang sedang berusaha mengambil sangkar tersebut dari balik tembok. Melihat aktifitas mencurigakan itu pemilik rumah lantas mendekati lelaki itu. Sejumlah pertanyaan sempat dilontarkan dan membuat pelaku pun tidak bisa menjawab. Panik karena dicecar dan merasa aksinya ketahuan, pelaku berusaha melarikan diri dengan hendak mengendarai sepeda motor jenis Supra X.
Tapi ternyata pelaku kalah gesit, tuan rumah justru berhasil menggagalkan upaya sang pencuri untuk menghidupkan motornya. Bahkan Kanafi sempat mencabut kunci sepeda motor tersebut. Sempat terjadi tarik menarik antara korban dengan pencuri. semula sempat tarik menarik kunci, namun yamg berhasil mendapatkan adalah pemilik rumah. Sang pelaku lantas berusaha melarikan diri dengan cara berlari. Lagi-lagi Kanafi kemudian berusaha meringkus pencuri dengan menarik tas yang dibawanya.
“Tasnya lepas jadi pelaku bisa kabur lari. Tapi untuk sepeda motor Honda Supra yang awalnya digunakan oleh pelaku ketinggalan,” terang Sugiman, Selasa (05/11/2019) saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, burung murai batu yang hendak dicuri oleh pelaku sendiri seharga sekitar 2,5 juta lebih. Selain meninggalkan sepeda motor dan tas di lokasi kejadian, pelaku juga meninggalkan sepasang sandal jepit yang diletakkan di bawah pohon dengan jarak sekitar 100 meter dari lokasi.
Kejadian ini pun sempat membuat warga setempat heboh. Pasalnya untuk aksi percobaan pencurian ini juga terekam cctv yang ada di sekitar lokasi krjadian.
“Ndak ada identitas baik di jok sepeda kotor ataupun di dalam tas. Hanya ditemukan sebungkus rokok saja,” kata dia.
Menurut Sugiman, dari hasil rekaman CCTV yang disebar tersebut, tidak ada warga yang mengenal laki-laki pelaku pencurian. Para warga mengaku baru pertama kali melihat pelaku. Ia manambahkan, warga sendiri sempat melihat lelaki itu berkeliaran di lokasi sejak sore sebelum Maghrib. Namun warga tak sempat berpikir macam-macam lantaran yang bersangkutan hanya terlihat duduk-duduk sembari memainkan ponsel.
“Lokasi kejadian kan di pinggir jalan raya, jadi warga sama sekali ndak curiga,” imbuhnya.
Pasca kejadian, pemilik rumah yang didampingi bersama tokoh masyarakat setempat kemudian melapor ke polisi. Untuk barang bukti sepeda motor dan beberapa benda lainnya sudah diserahkan ke polisi.
Sementara itu, Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Gunungkidul, Ipda Ari Widodo membenarkan adanya insiden percobaan pencurian burung yang terjadi di wilayah Desa Siraman Kecamatan Wonosari. Kendati demikian kasus ini masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib guna mengungkap siapa pelaku dan apa motifnya.
“Percobaan pencurian. Ini kita masih lidik, untuk kendaraan yang ditinggal sudah diamankan,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
