Pariwisata
Pantai Sepanjang Dikembangkan Jadi Pantai Pertama di Gunungkidul Yang Ramah Anak, Bagaimana Konsepnya?
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Terus meningkatnya kunjungan wisatawan serta mulai bermunculannya obyek-obyek wisata anyar di Gunungkidul mau tidak mau harus diikuti oleh inovasi dari para pelaku wisata. Pelayanan yang ramah disertai dengan terobosan-terobosan yang menarik akan membuat obyek wisata yang dikelola dibanjiri wisatawan dan tentunya berdampak pula terhadap kesejahteraan para pelaku wisata.
Salah satu terobosan yang patut diacungi jempol yaitu yang dilakukan oleh para anggota Pokdarwis Pantai Sepanjang, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Para pelaku wisata di Pantai Sepanjang mulai memperkenalkan dan mengembangkan kawasan pantai yang ramah anak. Konsep ini sendiri merupakan yang pertama dikembangkan di Gunungkidul.
Koordinator Pokdarwis Pantai Sepanjang, Sutono mengungkapkan konsep pariwisata ramah anak ini menjadi upaya pihaknya dalam memperkenalkan pariwisata yang aman dan nyaman bagi semua pengunjung. Ia melihat selama ini, sebagian besar wisatawan datang dengan membawa keluarga dan anak-anak. Atas pertimbangan itulah demi membuat para wisatawan terkesan dan lebih leluasa dalam menikmati suasana Pantai Sepanjang, pihaknya berinisiatif untuk menerjunkan personel yang nantinya bertugas melakukan pengawasan terhadap wisatawan-wisatawan anak.
“Kita jaga keselamatan anak sehingga para orang tua bisa lebih nyaman dalam berwisata di Pantai Sepanjang,” ujar dia ketika dihubungi, Kamis (15/02/2018) siang.
Terkait dengan hal ini, pihaknya saat ini telah membentuk tim pengawas anak. Sekitar 25 orang siap diterjunkan dan disebar ke seluruh penjuru Pantai Sepanjang. Setiap anak, terutama yang bermain-main di kawasan yang dianggap rawan akan mendapatkan pengawasan khusus.
Sutono menambahkan, pengembangan Pantai Sepanjang sebagai pantai ramah anak ini merupakan tindak lanjut maupun kepanjangan dari penobatan Desa Kemadang sebagai desa ramah anak. Pihaknya ke depan berusaha untuk mengedepankan pelayanan yang memenuhi hak-hak kepada anak-anak. Tak hanya bagi warga Kemadang sendiri akan tetapi juga kepada seluruh masyarakat yang berkunjung mengingat Desa Kemadang merupakan kawasan wisata yang cukup ramai dikunjungi.
“Tim terutama akan kita tugaskan di akhir pekan di mana memang banyak pengunjung anak,” imbuhnya.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata Hary Sukmono mengapresiasi terobosan dari Pokdarwis Pantai Sepanjang, Menurut Hari, pelayanan-pelayanan semacam ini akan sangat membantu pemerintah dalam melakukan pengembangan pariwisata secara makro nantinya. Ia berharap agar langkah ini segera bisa dicontoh oleh Pokdarwis-pokdarwis lainnya.
“Semakin banyak semakin bagus. Pelayanan memang yang utama dalam bidang pariwisata,” ujar dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
