Pariwisata
Pacu Adrenalin Saat Menyebrang ke Pulau Kalong dengan Jembatan Bilah Kayu
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berbicara tentang obyek wisata di Gunungkidul selama ini tidak ada habisnya. Terlebih dengan panorama pantai dengan karakter yang berbeda-beda. Seperti halnya dengan Pantai Sinden dan Pulau Kalong yang terletak di Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo.
Pantai dan pulau ini sederet dengan Pantai Wediombo. Obyek wisata yang mulai ramai dikunjungi wisatawan ini terkenal karena spotnya yang unik dan menantang.
Bagaimana tidak, untuk sampai ke Pulau Kalong perjalanan cukup menguras tenaga. Pasalnya, jalur yang dilalui ekstrim lantaran akses jalan masih kurang memadai. Untuk sampai ke pulau di seberang lautan ini, pengunjung harus melintasi sebuah jembatan gantung sepanjang 50 meter.
Hal ini yang menjadi sebuah tantangan tersendiri, tiupan angin terkadang membuat goyang jembatan tersebut. Sehingga orang yang melintas harus benar-benar menjaga keseimbangannya. Sampai di pulau tersebut pengunjung disuguhkan dengan keindahan serta panorama memukau yang tersaji, menjadi obat mujarab menghilangkan kelelahan saat menempuh perjalanan tersebut.
Tak sedikit wisatawan yang berkunjung hanya untuk menyempatkan berfoto ria di jembatan ini. Selain itu, sensasi adrenalin juga menjadi daya tarik utama saat para pengunjung melintasi jembatan.

Aktivitas yang biasa dilakukan di pulau tersebut sangat beragam. Salah satunya adalah memancing karena ada spot yang menantang dan nyaman bagi para pecinta mancing.
“Di pulau ini menjadi spot mancing yang disukai oleh para pemancing. Saya sudah beberapa kali mancing di Pulau Kalong,” kata Nur salah seorang penghobi mancing Gunungkidul.
Menurutnya ada sensasi tersendiri saat melintas di jembatan gantung yang terbuat dari bilah-bilah kayu yang satu persatu dikaitkan itu. Saat kaki berpijak pada satu bilah kayu, rasa deg-degan terus menyelimuti benaknya. Belum lagi jika ada angin yang bertiup, seolah dari ujung sampai ujung tali dan kayu ada yang menggerak-gerakkan. Butuh cukup keberanian memang untuk bisa menuju Pulau Kalong.
Selain pemancing, menurutnya banyak pula wisatawan khususnya kawula muda yang sering menghabiskan waktu untuk camping di obyek wisata ini. Ketenangan dan keindahan yang disuguhkan mampu mengubah rasa penat dan jenuh yang dirasakan dalam melaksanakan kesibukan harian. Tak jarang anak muda pecinta traveling banyak yang singgah ke obyek wisata ini.
Sedikit tips untuk berkunjung ke obyek ini, segala keperluan hendaknya dipersiapkan sebaik mungkin agar nantinya tidak kerepotan saat sudah berada di tengah jalan. Mulai dari bekal makanan, pakaian yang digunakan hingga sepatu atau sandal yang menunjang perjalanan. Banyak yang mengatakan, pulau ini diberi nama Pulau Kalong lantaran dulunya banyak Kalong yang bersarang di pulau tersebut.
“Kalau mancing ke pulau ini biasanya 2 hari semalam, kita juga bawa bekal. Jadi kebutuhan tetap terpenuhi,” imbuhnya.
Untuk bisa sampai ke Pulau Kalong memang membutuhkan perjalanan yang cukup lama. Dari pusat kota Wonosari pengunjung bisa menuju ke arah timur yakni Kalurahan Jepitu dengan perjalanan sekitar 1 jam lebih. Kemudian sampai di kawasan Pantai Wediombo, pengunjung diarahkan menuju ke Pantai Sedahan dengan berjalan kaki melintasi areal ladang warga dan perbukitan. Sebenarnya ada beberapa jalur lain yang bisa dilintasi, namun tracknya pun hampir sama.
Sampai di sekitar Pantai Sedahan, pengunjung masih harus berjalan menuju sebuah perbukitan menuju pantai lain. Jalannya cukup terjal, sehingga harus lebih berhati-hati sekitar 20 menit perjalanan. Pengunjung lantas akan tiba di sebuah bibir pantai yang tenang dan sepi. Hanya nampak satu dua orang yang beraktifitas di situ sembari menunjukkan untuk menyebrangi jembatan gantung.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized1 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized1 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
