Kriminal
Parkir di Teras Rumah, Sepeda Motor Warga Playen Kembali Jadi Sasaran Pencurian
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Memarkir kendaraan khususnya sepeda motor di teras rumah dengan kondisi tidak dikunci stang nampaknya telah menjadi kebiasaan sebagian masyarakat Gunungkidul. Namun kebiasaan tersebut nampaknya menjadi potensi bagi terjadinya tindak kejahatan. Saat ini, banyak kasus pencurian kendaraan bermotor yang dipicu teledornya warga masyarakat dalam memarkirkan sepeda motornya.
Yang terbaru, pada Kamis (08/08/2019) dini hari tadi, pencurian sepeda motor terjadi di Padukuhan Ngunut Tengah, Desa Ngunut, Kecamatan Playen. Sepeda motor jenis Suzuki Satria FU yang terparkir di teras rumah raib dibawa maling.
Pemilik kendaraan, Untung Sugondo (32) warga Padukuhan Ngunut Tengah, Desa Ngunut, Kecamatan Playen mengatakan, sekitar pukul 01.00 WIB ia baru pulang kerja. Kemudian sepeda motor Suzuki Satria FU nopol AB 2710 UD miliknya seperti biasa diparkirkan di teras rumah. Setelah selesai berberes, ia kemudian tiduran sembari mendengarkan musik menggunakan smartphonenya. Semula tak ada kecurigaan atau kejanggalan yang ia rasakan.
“Kalau untuk kunci saya copot. Di teras hanya ada satu motor Satria FU itu,” kata Untung Sugondo, Kamis siang.
Barulah saat adzan Subuh, ayah Untung hendak pergi ke masjid terdekat. Namun saat membuka pintu, ia dikagetkan dengan tidak adanya sepeda motor bewarna biru milik Untung yang biasanya terparkir di teras. Kemudian ayah korban mencari di sekitar rumah dan menanyakan kepada Untung, tapi kendaraan yang dimaksud sudah tidak ada.
“Pas Bapak mau ke masjid motornya sudah tidak ada. Sebenarnya saya ndak tidur, wong saya youtube-an tapi pakai handsfree jadi ndak denger suara apa-apa,” tambah dia.
Untung juga mengungkapkan jika hampir setiap hari, sepeda motor miliknya memang diparkir di teras rumah dan biasanya juga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sadar menjadi korban pencurian, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Playen. Kerugian yang harus ditangguknya sendiri diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Sementara itu, Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak membenarkan adanya kasus pencurian sepeda motor di wilayahnya. Beberapa pekan terakhir diakuinya, memang di wilayah Playen marak terjadi kasus pencurian kendaraan. Modusnya pun serupa, yakni memanfaatkan ketelodoran dan kebiasaan warga masyarakat yang memarkirkan kendaraannya di teras rumah. Dari jajarannya tengah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.
“Benar ada pencurian. Sedang dalam penyelidikan oleh anggota,” ujar dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
