Kriminal
SD Negeri Sambeng II Dibobol, Pencuri Bawa Kabur Alat Elektronik Senilai Belasan Juta
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus pembobolan sekolah kembali terjadi di Gunungkidul. Kamis (08/08/2019) dinihari tadi, SD Negeri Sambeng II, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen dijarah pencuri. Dalam kejadian ini, pencuri berhasil membawa kabur sejumlah peralatan elektronik senilai belasan juta.
Kapolsek Ngawen, AKP Kasiwon menuturkan, kejadian pembobolan ini pertama kali diketahui sekitar pukul 06.20 WIB. Ketika itu, sang penjaga sekolah, Aang Setyo Nugroho, warga Padukuhan Sambeng I, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen hendak membuka dan membersihkan di sekolah. Sesampai di ruang kepala sekolah, Aang mulai curiga lantaran kondisi pintu kantor sudah dalam keadaan terbuka.
“Saksi semakin curiga karena melihat juga gembok pintu sudah tergeletak di lantai,” terang Kasiwon, Kamis siang.
Sadar ada yang tidak beres, sang penjaga kebun lantas melakukan pengecekan. Aang juga menelepon salah seorang guru honorer di lingkungan sekolah untuk ikut bersama-sama melakukan pengecekan. Sesampai di dalam ruangan kantor kepala sekolah dan ruang guru, mereka kaget lantaran kondisi di dalam sudah acak-acakan. Kemudian diketahui ketika dilakukan pengecekan di ruang penyimpanan barang, peralatan elektronik seperti laptop merk Advan, LCD merk Hitachi dan BenQ, serta printer Laserjet sudah tidak ada.
“Barang-barang yang hilang tersebut jika dihitung bernilai sekitar 15 juta rupiah,” terang Kasiwon.
Jajaran Polsek Ngawen yang mendapatkan laporan perihal pembobolan sekolah kemudian langsung menerjunkan personel untuk melakukan olah TKP. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi mata.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dari kepolisian, diduga pencuri masuk ke ruangan tersebut melalui pintu depan. Pencuri merusak gembok di pintu tersebut. Menurut Kasiwon, pencuri sendiri bisa leluasa melakukan aksinya lantaran sekolah dalam kondisi sepi. Di SD Negeri II Sambeng, memang tidak ada penjaga sekolah yang menginap di lingkungan sekolah. Pelaku diperkirakan beraksi pada tengah malam hingga subuh menunggu kondisi sepi. Hal ini lantaran di sekitar sekolah tersebut, biasanya banyak digunakan untuk ajang nongkrong anak muda setempat.
“Pengamanan di sekolah tersebut memang cukup minim. Ada sejumlah petunjuk yang sudah kita kantongi dalam kejadian ini, semoga saja bisa segera kita ungkap,” bebernya.
Atas kejadian ini, Kasiwon menghimbau kepada seluruh sekolah, khususnya yang berada di Kecamatan Ngawen agar meningkatkan penjagaan. Ia mengusulkan agar ada penambahan perangkat keamanan seperti CCTV terpasang di lingkungan sekolah, khususnya di lokasi di mana terdapat barang-barang berharga. Dengan adanya rekaman tersebut, nantinya bisa dijadikan petunjuk bagi kepolisian untuk melakukan penelusuran.
“Kalau ada bukti CCTV, akan lebih mudah bagi kami dalam melakukan penyelidikan,” pungkas Kasiwon.
-
Uncategorized7 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
