Uncategorized
Parkir di Teras Tanpa Dikunci Stang, Honda Beat Raib Dibawa Kabur Pencuri
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Memarkir kendaraan di depan rumah tanpa dikunci stang nampaknya menjadi kebiasaan sebagian warga Gunungkidul. Hingga akhirnya kondisi ini seringkali dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan untuk melancarkan tindak kriminalitas. Seperti yang dialami oleh Kirjono (34) warga Padukuhan Pejaten, Desa Giriwungu, Kecamatan Panggang, sepeda motor jenis Honda Beat yang ia parkir di depan rumah atau teras pagi tadi diketahui lenyap, Minggu dini hari.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut bermula ketika Sabtu (27/07/2019) malam, sekitar pukul 21.00 WIB Kirjono memarkirkan sepeda motor Honda Beat nopol AB 6815 MM di teras rumah berdampingan dengan sepeda motor jenis Vega R. semula tak ada kekhawatiran dibenak laki-laki ini, pasalnya setiap hari kendaraan milik keluarganya sering di parkir di depan rumah.
Sekitar pukul 02.30 WIB ia keluar rumah untuk buang air kecil, di jam tersebut ia masih melihat kedua motornya berada di tempat semula. Ia kemudain kembali ke rumah untuk melanjutkan istirahatnya. Akan tetapi sekitr pukul 05.00 WIB, ia yang terbangun dan hendak beraktifitas ke pasar justru dikagetkan dengan sepeda motor Honda Beat yang sudah tidak ada ditempat semula. Kaget dengan ptemuan tersebut, ia berusaha mencari di sekitar rumah namun tidak kendaraan yang dimaksud tidak ditemukan.
“Sepeda motor sendiri dalam posisi tidak di kunci stang oleh pemilik,” terang AIpda Andri, Kanit Reskrim Polsek Panggang mewakili Kapolsek.
Menurut dia, kondisi yang sepi dan pemilik kendaraan yang lengah lantaran sedang tertidur serta didukung kendaraan tidak dikunci stang menjadi salah satu factor dimana pelaku kejahatan dengan mudah melancarkan aksi pencurian.
Sadar menjadi korban pencurian, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Panggang untuk diproses secara hokum. Adapun kerugian yang diderita oleh korban yakni mencapai belasan juta. Pasalnya di dalam jok kendaraan tersebut juga terdapat uang tunai sebesar 2,2 juta. Selain itu juga terdapat sejumlah surat penting layaknya STNK, SIM, KTP dan beberapa surat-surat lainnya.
“Masih kita dalami. Keterangan dari saksi, korban serta kami sedang mengumpulkan data-data di lapangan,” tutup dia.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
