Sosial
Peluang Mahasiswa UGK Meraih Mimpi Kerja di Jepang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Banyak orang memiliki keinginan untuk magang maupun bekerja di Jepang. Dimana negara yang maju ini terkenal teknologi mutakhir dan budaya yang unik, selain itu peluang jenjang karier yang menjanjikan serta upah yang cukup besar.
Tak sedikit warga Gunungkidul yang juga mengukir mimpi untuk bekerja di negeri Sakura ini. Beberapa dari mereka mebgikuti kursus di luar daerah untuk menguasai bahasa Jepang dan beberapa hal lainnya. Namun untuk sekarang tak perlu jauh-jauh, sebab peluang magang maupun bekerja di Jepang terbuka lebar untuk para mahasiswa Universitas Gunung Kidul (UGK).
Rektor UGK, Djuniawan Karna Djaja , mengatakan UGK memiliki program studi agroteknologi yang memungkinkan mahasiswa memiliki kesempatan untuk magang hingga berkarier di Jepang. Program studi ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang ilmu pertanian yang sangat kompleks. Jurusan yang satu ini adalah gabungan dari beberapa program studi yang ada di Fakultas Pertanian, yakni prodi Agronomi, Ilmu Tanah, dan juga Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan.
“Mahasiswa UGK, atas jalinan kerjasama dengan Astroberry Co.,Ltd dapat melaksanakan praktek belajar atau kuliah kerja magang di Jepang. Nanti setelah menyelesaikan Pendidikan, dapat kembali bekerja di Jepang,” kata Djuniawan.
Saat ini, untuk pertama kalinya ada dua mahasiswa yang dikirim ke Jepang dengan biaya perjalanan dan akomodasi di sana ditanggung oleh perusahaan penerima mahasiswa magang. Ia memiliki gagasan nantinya bukan hanya mahasiswa program studi agrotekologi saja, harapannya dari program studi yang lain juga dapat berangkat ke Jepang.
Perwakilan perusahaan asal Jepang, Heri Kurnianta menjelaskan, dua mahasiswa UGK telah mengikuti program insternship, yakni program magang untuk mahasiswa yang masih mengikuti kuliah dan telah menempuh semester akhir.
“Peluangnya cukup besar, bila kinerjanya bagus bukan tidak mungkin perusahaan akan merekrut mereka untuk bekerja disana,” jelasnHeri Kurnianta.
Salah satu mahasiswa UGK yang berada di Jepang, Aldi Aminanto mengungkapkan, praktek magang di Jepang telah memberikan banyak pengalaman menarik baginya.
“Budaya kerja dan pola hidup harus tertib. Selama magang pihak perusahaan juga sangat menghargai upaya kami menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja,” kata Aldi saat dihubungi melalui pesan whatsapp.
Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan praktek di sebuah kebun stroberi dimulai setiap jam 6 pagi waktu setempat. Adapun yang dilakukan pertama kali yaitu dengan perapihan, penimbangan, kemudian proses sortir dan penataan buah. Setelahnya dilakukan pembuatan pupuk degan takaran yang telah dihitung sediri. Ia dan temannya juga membuat insektisida dan penaggulangan.
Dari beberapa minggu selama di Jepang ia banyak memperoleh informasi. Salah satunya nilai gaji yang terpaut jauh dari Indonesia. Dia pun berencana akan serius mengikuti tiap kegiatan selama magang. Sehingga kelak perusahaan tertarik mengikatnya sebagai tenaga kerja.
-
Uncategorized4 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya4 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial5 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
