Pemerintahan
Pemerintah Dorong Perusahaan Sediakan Lowongan Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Pusat melalui beberapa kementrian mendorong pemerintah dan perusahaan daerah untuk menyediakan lowongan pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan untuk memberikan peluang yang sama bagi mereka. Sehingga nantinya akan menghapus kesan diskriminasi sebagaimana yang saat ini terlihat di masyarakat.
Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Gunungkidul, Ahsan Jihadan mengatakan selama ini belum banyak perusahaan di Gunungkidul yang menarik atau merekrut penyandang disabilitas sebagai pekerja di perusahaan. Pihaknya mengaku telah memberikan arahan dan materi pembinaan untuk ketersediaan lapangan pekerjaan bagi disabilitan.
“Materi pembinaan sudah kami sampaikan ke perusahaan sebenarnya. Tapi memang belum banyak perusahaan yang mempekerjakan disabilitas,” kata Ahsan Jihadan, Kamis (17/12/2020).
Sampai dengan saat ini, di Gunungkidul sendiri baru ada 1 perusahaan yang mempekerjakan disabilitas, itu pun dengan jumlah yang masih terbatas. Namun demikian kedepan pemerintah berjanji akan getol memberikan pemahaman mengenai ketersediaan lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas.
“Kita bina untuk perusahaan yang membuka lowongan bagi disabilitas. Tapi kadang pendaftarnya juga kurang,” sambungnya.
Disis lain ketersediaan lowongan pekerjaan tahun 2020 di Gunungkidul sedikit. Mengingat kondisi perekonomian dan beragam jenis usaha yang turun. Idealnya daerah memiliki Unit Layanan Disabilitas (ULD).
Dimana unit ini nantinya bisa memfasilitasi pelayanan penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas dan pemberian pelatihan. Dengan demikian diharapakan sapat meningkatkan kemampuan para difabel dan bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. Serta tidak ada diskriminasi yang diterima oleh kelompok ini.
“Kalau di Gunungkidul belum memiliki unit layanan disabilitas itu, yang sudah ada di Kabupaten Kulon Progo,” tambah Ahsan.
Ketua Forum Disabilitas Gunungkidul, Untung Subagyo mengatakan, ketersediaan lowongan pekerjaan bagi disabilitas sangatlah minim. Meski ada perusahaan yang membuka namun untuk yang bekerja baru satu dua orang saja.
“Masih minim tentu perlu ditingkatkan. Untuk mensiasati minimnya lowongan pekerjaan itu ya ada yang membuat kelompok usaha bersama, mengembangkan bakat di olahraga dan lainnya,” ucap Untung saat dikonfirmasi.
Selama ini belum ada latihan khusus yang diberikan. Keterlibatan mereka dalam jalannya pemerintahan juga peluangnya mulai terbuka dengan mengikuti musrengbang di Kalurahan dan Kapanewon.
“Rekrutmen di CPNS atau THL sebenarnya ada tapi ya itu banyak terkendala usia atau lulusan sekolahnya tidak sesuai dengan yang ditentukan. Masuk di BUMD pun juga masih belum bisa,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
