fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Pemerintah Kembali Salurkan Alsintan, Wakil Bupati : Jangan Sampai Mangkrak

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berupaya melakukan peningkatan produksi pertanian. Sejumlah program diterapkan antara lain dengan upaya optimalisasi lahan dengan sentuhan teknologi agar produktifitas pertanian semakin meningkat.

Belum lama ini Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menyalurkan bantuan berupa alat pertanian. Adapun 74 unit mesin pertanian ini diberikan ke beberapa kelompok tani di Kabupaten Gunungkidul.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan 74 unit alat itu diantaranya 3 unit power thresher, 5 unit cornsheler/pemipil jagung, 1 unit UPH (unit pengolahan hasil) Mokaf yang bersumber dari pusat/Kementerian Pertanian, 39 unit alat olahan hasil pertanian.

“Pengadaan melalui APBD Gunungkidul. Hampir setiap tahun kami memberikan fasilitas ini agar para petani di Gunungkidul lebih maju kembali,” kata Bambang Wisnu.

Bantuan alsintan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi kehilangan hasil karena pasca panen, mempercepat pasca panen serta menaikkan nilai ekonomi hasil pertanian. Sehingga kesejahteraan masyarakatnya semakin meningkat.

Selain itu, pemerintah juga melakukan pembangunan infrastruktur air antara lain 5 damparit untuk mendukung tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan, rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) 10 unit, irigasi perpompaan besar mendukung tanaman pangan dan perkebunan 5 unit.

Kemudian iirigasi perpipaan untuk tanaman pangan, horti dan perkebunan 4 unit, irigasi perpompaan menengah untuk horti 2 unit.

“Untuk peningkatan produksi dan indeks pertanaman dan antisipasi bencana kekeringan,” imbuhnya.

Dijelaskan,Gunungkidul merupakan daerah andalan DI Yogyakarta dalam penyediaan pangan, hampir 70,5 % angka produksi pangan DIY berasal dari Gunungkidul.

Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto mengatakan kelompok tani bisa mengembangkan pertanian agar lebih maju kembali. Ia berharap alat tersebur bisa dimanfaatkan dengan baik dan tidak mangkrak.

“Bersama meningkatkan produksi pertanian agar kebutuhan pangan tercukupi. Alat yang ada harus digunakan sebaik mungkin jangan sampai mangkrak,” ujar Heri Susanto.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler