fbpx
Connect with us

Pendidikan

Pemerintah Tiadakan Ujian Nasional Tahun Ini

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah resmi meniadakan ujian nasional (UN) dan Ujian Kesetaraan tahun 2021. Hal ini mengacu pada sejumlah pertimbangan diantaranya penyebaran covid19. Dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul telah menindak lanjuti surat edaran dari kementerian tersebut.

Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Kisworo mengatakan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 telah diterima sejak beberapa waktu lalu.

Dalam surat tersebut berisikan tentang UN tidak menjadi syarat kelulusan bagi siswa. Peserta didik dinyatakan lulus setelah menyelesaikan program pembelajaran yang dibuktikan dengan rapor tiap semester, memperoleh nilai perilaku minimal baik, dan mengikuti ujian yang diselenggarakan satuan pendidikan.

Ujian dilakukan dalam bentuk penugasan, tes secara daring, portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap, dan prestasi sebelumnya, serta kegiatan penilaian lain yang ditetapkan satuan pendidikan.

“Kita sudah menerima surat edarannya. Kemudian ditindak lanjuti, ya nanti ada evaluasi sendiri yang lebih komprehensif yaitu Assesmen Nasional,” kata Kisworo.

Kemudian siswa sekolah menengah kejuruan juga dapat mengikuti uji kompetensi keahlian sesuai perundang-undangan. Sementara, kenaikan kelas dapat dilakukan dengan ujian akhir semester.

“Untuk ujian sekolah diserahkan ke masing-masing sekolah, Dinas hanya memfasilitasi penjadwalannya 26-30 April sampai dengan 3 Mei,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, berkaitan dengan PPDB tahun 2021 masih dilakukan secara online dengan sistem zonasi. Masih juga dibagi 4 jalur yaitu Prestasi, Zonasi, Afirmasi, dan Kepindahan Orang Tua.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler