fbpx
Connect with us

Pariwisata

Pemkab Berupaya Kembangkan Pariwisata Gunungkidul Zona Utara Demi Tingkatkan Income

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Kabupaten melalui sejumlah organisasi perangkat daerah berupaya mengembangkan pariwisata Gunungkidul khususnya zona utara. Salah satunya yakni mulai dilakukannya perbaikan infrastruktur hingga pembinaan-pembinaan pada masyarakat agar lebih matang lagi dalam menggodok potensi yang dimiliki. Hal tersebut dilakukan agar secara keseluruhan dampak pariwisata dapat dirasakan secara merata, selain itu destinasi wisata di sektor utara juga dapat terangkat.

Beberapa waktu lalu, Bupati Gunungkidul, Badingah mengapresiasi kegigihan masyarakat dan pemerintah di bagian utara yang mulai bebenah diri dan membuka diri untuk andil dalam mengembangkan pariwisata. Salah satu daerah di kawasan utara yang memiliki potensi luar biasa adalah Gedangsari yang memiliki sejumlah obyek pariwisata. Bahkan obyek-obyek ini pun namanya telah populer di telinga para pelancong.

Misalnya saja obyek wisata Gunung Gentong Gedangsari Gunungkidul, Gedangsari Green Village yang memiliki flying fox teroanjang di Asia Tenggara. Dari sini, masyarakat terus bebenah agar kesiapan mereka dalam menerima tamu jauh lebih tertata dan dapat menerapkan sapta pesona sebagai pedoman pelayanan.

“Potensi di zona utara tentu tak kalah bagus dengan di kawasan pantai selatan dan beberapa obyek wisata lain. Perlahan pemerintah mulai memperhatikan kawasan utara agar tidak tertinggal dan berkontribusi dalam pengembangan pariwisata di Gunungkidul,” ucap Badingah.

Sebenarnya selain di Gedangsari, sektor utara sendiri ada beragam wisata lain. Misalnya kawasan Wonosadi, Gunung Gambar di Kecamatan Ngawen, serta beberapa kawasan bersejarah lainnya yang diharapkan ada pengembangan yang lebih baik lagi.

Berita Lainnya  Spot-spot Selfie Keren di Gunungkidul

Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk dapat berinovasi dan memanfaatkan potensi yang dimiliki, pemerintah sendiri juga berupaya dalam membuat inovasi dalam segala hal. Saat ini yang masih menjadi kelemahan adalah lama tinggal wisatawan yang masih jauh dari harapan.

Kabag Perencanaan, Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Gunungkidul, Elvita Dewi Wahid mengungkapkan, sejauh ini meski pembangunan pemberdayaan yang tengah digencarkan adalah di kawasan selatan, namun untuk di kawasan utara pun tak luput dari perhatian pemerintah.

“Kawasan utara juga banyak kok untuk destinasi wisatanya. Ada veragam pilihan, belum lagi industri olahan makanan atau pernak pernik di kawasan utara juga beragam,” kata Dewi Wahid.

Menurut Dewi, memang kelemahan masih berada pada lama tinggal wisatawan. Sehingga perputaran uang di kawasan obyek wisata pun masih sangatlah rendah. Permasalahan inilah yang harus diselesaikan bersama. Karena hal tersebut akan berkaitan dengan tingkat kunjungan wisatawan yang juga harus digenjot.

Berita Lainnya  Bakmi Kadin dan Bajigur, Sejoli yang Tak Terpisahkan

Sementara itu, Kepala Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Suparno mengatakan di sektor utara sendiri cukup banyak potensi pariwisata yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama untuk dikembangkan. Beberapa waktu lalu, sejumlah desa di kecamatan Ngawen mendapatkan pembinaan dari dinas Pariwisata dan sejumlah lembaga lain untuk mengembangkan pariwisata yang ada di kawasan tersebut.

“Kita memiliki potensi yang luar biasa. Justru ditempat kami mungkin masuk dalam kategori obyek wisata pilihan yang bersejarah dan religi. Pasalnya cukup banyak potensi yang ada,” terang dia.

Pembekalan dan pembinaan kelompok sadar wisata ini diharapkan dapat menggugah semangat masyarakat untuk lebih aktif, inovatif dalam mengembangkan dan mengelola potensi yang dimiliki. (arista)

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler