Pemerintahan
Pendaftaran Telah Usai, Bacaleg dari Unsur ASN Nihil
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) oleh Partai Politik ke Komisi Pemilihan Umum telah selesai minggu lalu. Berkaitan dengan hal itu, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) menyebutkan tidak ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gunungkidul yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif pada Pemilu 2024 mendatang meski beberapa waktu lalu sempat ada PNS yang konsultasi terkait dengan pencalonan dan pengajuan pensiun dini.
Kepala BKPPD Gunungkidul, Iskandar mengatakan, pada masa pendaftaran bacaleg kemarin ada satu PNS yang berkonsultasi dengan BKPPD terkait dengan pencalonan. Yang bersangkutan telah meminta sejumlah format dan berkonsultasi terkait dengan pencalonan diri sebagai bacaleg. Namun hingga sekarang tampaknya abdi negara ini mengurungkan niatannya untuk terjun di dunia politik, sebab ada sejumlah hal yang menjadi pertimbangan dan tentunya ada tahapan-tahapan yang harus dilalui.
“Saat itu ada satu PNS yang konsultasi dengan BKPPD untuk itu (nyaleg). Tapi kemungkinan tidak jadi setelah banyak pertimbangan. Yang bersangkutan merupakan pejabat eselon II yang sudah hampir pensiun,” papar Iskandar, Rabu (24/05/2023).
Sebagai seorang abdi negara, ada beberapa prosedur yang harus dilalui jika yang bersangkutan memiliki niatan untuk terjun di dunia politik. Salah satunya harus mengajukan pengunduran diri atau pensiun dini. Sebab PNS harus netral dan tidak terikat kepartaian.
“Prosesnya harus dilalui yakni pengajuan pengunduran diri sebagai PNS. Dan itu nanti ada beberapa konsekuensi khususnya dalam pemenuhan hak sebagai pensiunan,” paparnya.
Sedangkan kalangan kepala desa atau lurah, hingga saat ini yang santer dan sudah dipastikan turut berkontestasi dalam pesta demokrasi adalah Lurah Ngloro, Heri Yulianto. Dimana yang bersangkutan sejak jauh-jauh hari sudah mengirimkan surat pengunduran diri ke Bamuskal dan Kapanewon terkait dengan pengunduran dirinya sebagai Lurah.
Kendati demikian, hingga saat ini surat pengunduran diri yang ditujukan ke Bupati masih belum sampai. Sebab masih dalam proses di tingkat kapanewon.
“Kalau untuk lurah yang saya dengar sudah mengirimkan surat pengunduran diri adalah Lurah Ngloro, namun sampai sekarang memang belum sampai ke dinas,” ujar Kriswantoro, Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintah, DPMKP2KB Gunungkidul.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
