Pemerintahan
Pembangunan Jalan Tawang-Serut Dilanjutkan, Pemerintah Alokasikan Dana 7,9 Miliar
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Proyek pembangunan jalan di kawasan utara Gunungkidul kembali dilanjutkan oleh pemerintah. Jalan sepanjang 8,2 kilometer akan segera dibangun oleh pemerintah untuk memudahkan akses masyarakat lokal dan menjadi jalur alternatif baik wisatawan maupun warga lain yang hendak keluar masuk Gunungkidul dari sektor utara. Rabu (24/05/2023) pagi tadi, Bupati Sunaryanta bersama dengan OPD lainnya melakukan peletakan batu pertama pada proyek pembangunan tersebut.
Proyek pembangunan jalan di sektor utara ini telah digagas dan dieralisasikan oleh pemerintah sejak beberapa tahun lalu. Tentunya untuk mengerjakan mega proyek ini membutuhkan waktu yang lumayan lama dan tentunya anggaran yang sangat besar. Setiap tahun pengerjaan pada segmen-segmen yang telah ditentukan selalu dilakukan.
Di tahun 2023 ini, pemerintah menyasar segmen Tawang-Serut agar jalan yang mulus dan lebar dapat segera terhubung dan memudahkan mobilitas masyarakat maupun menujang kegiatan pariwisata. Ruas ini merupakan segmen pembangunan terpanjang dibandingkan dengan segmen-segmen lainnya. Ditahun ini, jalan sepanjang 8,2 km akan segera dikerjakan oleh pihak kontraktor.
“Proses lelang telah dilakukan. Pada ruas jalan Tawang-Serut ini pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 7,98 miliar,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Irawan Jatmiko.
Dijelaskan, proses lelang telah dilakukan beberapa waktu lalu. CV Tirto Wening merupakan pemenang lelang yang akan segera merealisasikan pembangunan di ruas jalan tersebut. Adapun sesuai dengan kontrak waktu pelaksanaan akan dilakukan selama 150 hari kalender. Tanggal kontrak mulai 9 Mei 2023.
“Pagi tadi kami lakukan peletakan batu pertama bersama Bupati Gunungkidul sekaligus sosialisasi dengan masyarakat sekitar,” ujar dia.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP, Wadiyana mengatakan untuk upaya penanganan pembangunan di jalan Tawang-Serut ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperoleh pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Dengan pembangunan yang kian masif ini diharapkan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
“Harapan besar pemkab untuk kesejahteraan masyarakat tentunya. Perekonomian akan tumbuh dengan sendirinya dengan dilakukan rekonstruksi jalur yang menghubungkan dengan jalan baru. Peluang-peluang yang ada harapan kami juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Wadiyana.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
