Sosial
Pengajian di Siyono, Gus Miftah Prihatin Isu Agama Dijadikan Sarana Memecah Persatuan
Playen, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pengajian akbar yang menghadirkan ustad kondang Gus Miftah dibanjiri oleh ribuan umat Muslim di Gunungkidul. Pengajian yang digelar oleh Polres Gunungkidul, TNI, dan Pemkab Gunungkidul itu sendiri digelar di GOR Siyono pada Kamis (18/07/2019) kemarin. Dengan gaya tausiyah santai namun mengena, Gus Miftah mengambil tema Menjaga Ukhuwah Islamiyah.
Ia membuka tausiyah dengan memberikan penjelasan kaitannya dengan persaudaraan. Imam yang baik selalu diikuti makmu dan makmum yang baik akan selalu mengikuti perintah Imam. Hadist Rasulullah SAW yang merupakan dasar dari sebuah ukhuwah atau persaudaraan yang dapat mendorong seorang muslim untuk meningkatkan keimanannya.
Menurutnya, di Indonesia terdapat bermacam-macam agama dan aliran kercayaan. Kepercayaan itu sendiri dibangun melalui Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Ia menyinggung isu agama yang saat ini digunakan sebagai pemecah belah bangsa Indonesia. Gus Miftah mengajak masyarakat khususnya Gunungkidul tetap bersatu dan menjunjung tinggi nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika.
“Syukur Alhamdulillah di Gunungkidul telah terjaga ukhuwahnya dalam bentuk FKUB yang terdiri dari perwakilan masing-masing Agama sebagai bentuk pemersatu umat,” tutur dai kondang lulusan UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta itu.


Lebih lanjut ia memaparkan, pemahaman ukhuwah yang benar akan melahirkan kenyamanan dan ketenangan di tengah masyarakat. Agama sendiri memang tidak rasional karena agama hanya dapat dipelajari dengan hati.
“Sehingga benar-benar dilaksanakan dengan sepenuh hati cinta kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW berasal dari Hati dengan kata lain walaupun kita tidak dapat melihat Tuhan namun hati kita tetap cinta,” tegasnya disambut riuh jamaah.
Ia mengatakan saat inj Agama Islam di Indonesia terdapat beberapa pemahaman seperti NU, Muhammadiyah, LDII, MTA dan lain sebagainya. Apabila setiap umat dapat memahaminya dan tidak saling intervensi serta tidak membeda-bedakan pemahamannya maka akan tercipta Ukhuwah Islamiyah yang baik dengan konsep silaturahmi. Ia mengingatkan kepada masyarakat bahwa bersilaturahmi akan dipanjangkan usianya.
“Berkaca dari Pertemuan Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo di Gerbong MRT mencerminkan pertemuan dua tokoh nasional yang akan bersama-sama membangun gerbong persatuan dan kesatuan NKRI,” tutupnya.
Di akhir dakwah ia juga turut mendoakan Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady yang hendak beribadah haji ke Tanah Suci. Ia berharap dengan perginya haji orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resort Gunungkidul itu akan membawa berkah.
“Semoga Pak Ahmad Fuady dan Ibu menjadi haji yang Mabrur dan Mabruroh serta diangkat derajatnya oleh Allah SWT,” tandas dia.
-
Uncategorized4 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
