fbpx
Connect with us

Peristiwa

Pengemudi Terlelap, Dua Mobil Adu Banteng di Jalan Jogja-Wonosari

Published

on

Patuk,(pidjar.com)–Sedikit saja kelengahan, ramainya Jalan Jogja-Wonosari terutama ketika akhir pekan bisa mengundang bencana. Seperti yang terjadi pada Minggu (25/02/2018) siang tadi. Dua mobil terlibat kecelakaan yang cukup dahsyat di Jalan Wonosari-Jogja Km 25, tepatnya di Padukuhan Karangsari, Desa Salam, Kecamatan Patuk. Selain menyebabkan 2 mobil yang terlibat kecelakaan tersebut remuk, 2 orang pengemudi mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sebagai informasi kecelakaan ini merupakan yang kedua dalam satu hari setelah pada pagi hari tadi sebanyak 3 mobil terlibat kecelakaan beruntun di area depan Mapolsek Patuk.

Kecelakaan yang terjadi di Padukuhan Karangsari sendiri melaju Mobil Grand Max dengan nopol AE 1617 BI yang dikemudikan oleh Adrian (23) warga Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kabupaten Salatiga, Jawa Tengah dari arah Wonosari menuju Jogja. Sesampai di lokasi kejadian, tepatnya di area sekitar Kali Pentung, tiba-tiba mobil tersebut oleng ke kanan.

Naas dari arah berlawanan, muncul mobil Toyota Avanza dengan nopol B 23 LXI yang juga tengah melaju kencang.

"Tadi saya itu ngantuk terus oleng ke badan jalan sebelah kanan. Terus saya sudah tidak ingat lagi," kata pengemudi Grandmax, Adrian ketika ditemui pidjar.com.

Ditambahkan Adrian, meski benturan yang terjadi sangat keras, ia tidak menderita luka yang berarti. Meski begitu, ia mengaku sempat melihat pengemudi Avanza mengalami luka cukup serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

"Kalau saya tadi Cuma memar di mata kanan ini. Tapi yang pengemudi Avanza mau periksa karena dadanya sakit," lanjut dia.

Kapolsek Patuk, Kompol Sumaryoto yang juga ditemui di lokasi kejadian mengatakan hingga saat ini pengemudi Avanza masih menjalani pemeriksaan medis. Pihaknya masih belum meminta keterangan termasuk identitas yang bersangkutan.

“Anggota masih melakukan pantauan menunggu kondisi yang bersangkutan membaik,” kata Sumaryoto.

Laka Mobil Kedua di Hari Minggu

Sumaryoto menambahkan, peristiwa kecelakaan yang terjadi di Kali Pentung merupakan yang kedua pada hari Minggu ini. Pada pagi hari tadi, kecelakaan lalu lintas juga terjadi tepatnya di depan Mapolsek Patuk. Tiga mobil terlibat kecelakaan beruntun akibat kecerobohan salah satu pengemudi yang melakukan pengereman mendadak.

Dikatakan Kapolsek, kecelakaan bermula ketika bus yang tidak diketahui identitasnya berhenti secara mendadak di depan kantor Kecamatan Patuk. Manuver itu menyebabkan kendaraan yang ada di belakangnya, yakni Toyota Avanza putih AB 1693 YY harus mengerem secara mendadak untuk menghindari benturan dengan bus di depannya. Hal tersebut kemudian memicu kecelakaan lantaran 2 mobil di belakangnya yang tak siap dengan maneuver tiba-tiba tersebut tak kuasa menghindar. Secara berturut-turut, mobil Honda Brio H 8993 ZC menghantam kendaraan tersebut disusul Toyota Avanza silver AB 1468 HY dan Honda Mobilio AB 1281 VU yang saling menghantam kendaraan di depannya.

"Tabrakan beruntun. Yang paling parah Honda Brio, tapi tidak sampai ada korban," kata Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan kepada seluruh pengemudi dan korban yang terlibat kecelakaan. Namun dapat dipastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

"Tidak ada korban jiwa. Hanya materiil saja, petugas dari pagi masih memeriksa seluruh rombongan itu. Mereka rombongan wisatawan," kata Sumaryoto.

Atas kejadian ini, ia menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap waspada ketika mengemudi terutama saat kondisi jalan ramai. Menjaga jarak dengan kendaraan di depannya merupakan salah satu langkah antisipasi yang bisa menghindarkan diri dari peristiwa kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun juga orang lain.

“Terutama saat akhir pekan karena memang arus lalu lintas sangat ramai,” tutup Kapolsek.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler