Peristiwa
Penggerebakan Balap Liar Berujung Ricuh, Pemuda dan Pelajar Diamankan Polisi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembubaran aksi balap liar di Lapangan Desa Wareng, Kecamatan Wonosari pada Minggu (25/02/2018) dinihari tadi berujung kericuhan. Sejumlah warga keberatan dengan aksi pembubaran oleh aparat kepolisian yang dianggap sewenang-wenang. Saat ini di masyarakat beredar video amatir sesaat setelah dilakukan aksi penggerebekan oleh aparat kepolisian.
Dalam video yang berdurasi 1 menit 16 detik ini, menggambarkan ketegangan dalam penggerebekan yang dilakukan. Sepat terjadi aksi cek-cok antara warga dengan aparat dari Sat Sabhara Polres Gunungkidul yang tengah melakukan pembubaran. Belasan warga yang datang menanyakan apakah terjadi aksi pemukulan yang dilakukan petugas kepada 2 orang pemuda yang hendak diamankan. Meski tak melihat langsung, dari kejauhan sejumlah warga mendengar suara seperti pemukulan. Suasana sendiri semakin memanas taklala polisi hendak membawa kedua pemuda yang diduga merupakan pelaku balapan liar tersebut ke Mapolres Gunungkidul.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady membenarkan perihal adanya penggerebekan balap liar yang dilakukan oleh anggotanya. Diceritakan Kapolres, sekitar pukul 00.30 WIB, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang diresahkan dengan adanya aksi balap liar yang dilakukan sekelompok pemuda di Lapangan Wareng. Selama ini, sekelompok pemuda memang sering memanfaatkan sepinya lokasi tersebut, terutama pada malam hari untuk melakukan balapan liar.
“Laporan tersebut kami tindak lanjuti dengan menerjunkan 12 orang personel Sat Sabhara yang menggunakan mobil dan juga 4 motor,” ucap Ahmad, Minggu siang.
Dilanjutkan Kapolres, melihat kedatangan petugas, sekelompok pemuda yang tengah berada di tepi jalan Lapangan Wareng langsung kalang kabut. Mereka berhamburan melarikan diri ke sejumlah arah. Anggota yang melakukan pengejaran akhirnya berhasil mengamankan 2 orang pemuda yaitu, HP (25) warga Ngasem, Desa Plembutan, Kecamatan Playen dan seorang pelajar berinisial, IN yang juga merupakan warga Ngasem, Desa Plembutan, Kecamatan Playen. Bersama dengan kedua orang tersebut, polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Mega Pro bernopol B 6751 SMA.
“Berdasarkan laporan dari anggota, kedua pemuda tersebut sempat menggeber-geberkan motor kepada anggota kepolisian sehingga kemudian dikejar,” imbuh Kapolres.
Meski sempat diamankan, baik HP maupun IN bersama sepeda motornya kemudian dilepas setelah dilakukan pembinaan dan juga membuat surat pernyataan.
Sementara terkait dengan adanya isu pemukulan yang dilakukan oleh anggota, Ahmad langsung membantahnya. Menurut Kapolres, anggota yang melakukan penggerebekan tersebut telah melakukannya sesuai dengan prosedur yang ada. Ia membeberkan bahwa pada saat itu, memang ada provokasi dari sejumlah orang yang menyampaikan bahwa seolah-olah memang terjadi pemukulan.
“Tapi tidak ada itu pemukulan,” tandas dia.
Ahmad juga menambahkan, bilamana ada pihak-pihak yang merasa mendapatkan kekerasan dari polisi dalam penggerebekan tersebut, diminta untuk segera melapor ke Unit Propam Polres Gunungkidul.
Ia kembali menegaskan bahwa penggerebekan yang dilakukan ini tak lain adalah untuk mewujudkan kondusifitas di lingkungan masyarakat. Selain mengganggu kenyamanan warga yang tengah beristirahat, aksi balap liar semacam ini juga cukup berbahaya dan sudah memakan banyak korban.
“Seluruh laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti,” pungkas dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
